BenQ Luncurkan Layar Interaktif untuk Sekolah, Sudah Dilengkapi AI

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

BenQ resmi memperkenalkan generasi terbaru perangkat interactive display berbasis kecerdasan buatan (AI) serta sistem wireless presentation tanpa driver untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan dunia kerja modern.

Dalam peluncuran yang digelar di Jakarta, Rabu (5/2), BenQ menghadirkan BenQ Board Pro RP05 dan BenQ Board Master RM05 untuk sektor pendidikan, sekaligus memperkenalkan lini terbaru InstaShow WDC15 dan VS25 yang dirancang untuk kebutuhan presentasi nirkabel dan hybrid meeting.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peluncuran ini menegaskan fokus BenQ pada pengembangan teknologi yang tidak hanya fungsional, tetapi juga aman, intuitif, dan mudah digunakan, seiring meningkatnya adopsi model pembelajaran dan kerja hybrid.

"AI memiliki potensi yang sangat besar dalam dunia pendidikan, tetapi hanya jika cepat, aman, dan mudah digunakan oleh guru," ujar Dumas Chen, Sub Regional Director BenQ, dalam keterangan resminya, Kamis (5/2).

"Melalui RP05 dan RM05, kami menghadirkan performa true on-device AI yang dipadukan dengan tools yang dirancang secara matang, sehingga guru dapat fokus pada hal yang paling penting, yaitu pengalaman belajar siswa," lanjut dia.

BenQ menyematkan true on-device AI pada BenQ Board RP05 dan RM05. Kedua perangkat ini menjadi interactive display berukuran besar pertama yang dilengkapi Neural Processing Unit (NPU) dengan kemampuan hingga 10 TOPS, memungkinkan pemrosesan AI dilakukan langsung di perangkat tanpa bergantung pada cloud.

Kemampuan tersebut mendukung berbagai fungsi seperti handwriting recognition, image recognition, hingga gesture recognition secara real-time, sekaligus menjaga privasi data pengguna.

BenQ Board juga berjalan di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS) yang memungkinkan pengelolaan terpusat bagi administrator IT, termasuk pembaruan sistem dan patch keamanan secara otomatis.

BenQ menyasar kebutuhan Bring Your Own Device (BYOD) di lingkungan pendidikan, sehingga siswa dan pengajar dapat menggunakan perangkat pribadi mereka dengan aman. Sementara di sektor korporasi, BenQ mengusung konsep Bring Your Own Meeting (BYOM) untuk mempermudah kolaborasi lintas perangkat dan platform dalam rapat hybrid.

InstaShow, presentasi sekali sentuh

Untuk kebutuhan dunia kerja, BenQ memperkenalkan InstaShow VS25 dan WDC15, sistem presentasi nirkabel yang sepenuhnya driver-free, app-free, dan network-free.

President Director BenQ Indonesia, Andryanto C. Wijaya, mengatakan solusi ini dirancang untuk memangkas hambatan teknis yang kerap muncul saat rapat.

"Visi kami untuk InstaShow selalu sederhana: teknologi harus memberdayakan pengguna, bukan menuntut perhatian mereka," ujar Andryanto C. Wijaya, President Director of BenQ BenQ Indonesia.

Dari sisi keamanan, InstaShow dibekali hardware-level encryption dengan standar WPA3, HDCP compliance, dan sertifikasi CVSS 4.0. Model VS25 bahkan mendukung WPA3 Enterprise encryption untuk lingkungan kerja dengan tingkat keamanan tinggi.

BenQ menyebut pendekatan ini penting untuk meminimalkan risiko kebocoran data, terutama karena perangkat tidak bergantung pada jaringan internal perusahaan.

BenQ Board RP05, RM05, serta InstaShow VS25 dan WDC15 kini telah tersedia di Indonesia melalui mitra dan reseller resmi BenQ.

Dengan menggabungkan AI on-device, keamanan tingkat enterprise, dan kemudahan penggunaan, BenQ menargetkan solusi ini dapat membantu institusi pendidikan dan organisasi profesional menciptakan pengalaman belajar dan kolaborasi yang lebih efektif di era digital.

(dmi/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |