CNN Indonesia
Selasa, 18 Agu 2026 06:00 WIB
Ilustrasi. Studi terbaru menemukan durasi jalan kaki cepat yang bisa membantu membakar lemak perut. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Studi terbaru menemukan durasi jalan kaki cepat yang bisa membantu membakar lemak perut. Berapa lama durasinya?
Setiap orang umumnya direkomendasikan untuk melakukan olahraga intensitas sedang-berat jika ingin mengusir lemak perut. Tapi, studi teranyar menemukan, olahraga ringan sekalipun dapat bermanfaat untuk mengurangi lemak perut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Nature Communication ini meneliti 315 orang dewasa yang mengalami obesitas sentral selama periode 16 pekan. Obesitas sentral merupakan kondisi penumpukan lemak berlebih yang terpusat di area perut atau bagian tengah tubuh.
Para peserta diminta untuk melakukan jalan cepat interval dengan durasi selama 75 menit per pekan. Jalan kaki ini dilakukan membagi kecepatan jalan ke dalam dua interval. Misalnya, tiga menit jalan kaki santai, berganti tiga menit jalan kaki cepat, dan terus saling berganti.
Peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama menyelesaikan sesi jalan cepat 75 menit sekaligus. Sementara kelompok lainnya membagi durasi 75 menit ke dalam beberapa sesi selama sepekan.
Kedua kelompok tersebut diukur dan temuan terkait lemak perut dianalisis.
Melansir NDTV, hasil penelitian menunjukkan, lemak perut mengalami penurunan, baik pada kelompok pertama ataupun kedua. Ukuran lingkar pinggang berdasarkan berat dan tinggi badan juga ikut menurun.
Lemak perut sendiri dianggap lebih berbahaya dibandingkan jenis lemak lainnya. Lemak perut cenderung memengaruhi fungsi organ.
Kelebihan lemak perut terbukti dapat meningkatkan risiko diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan penyakit hati.
(asr)


















































