CNN Indonesia
Selasa, 26 Mei 2026 07:45 WIB
Ilustrasi minuman kopi susu. (Foto: iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kopi susu kini tidak lagi sekadar tren minuman untuk menambah fokus dan semangat harian karena kandungan kafein di dalamnya.
Riset ilmiah terbaru mengungkapkan bahwa mencampur kopi dengan susu berpotensi memberikan efek yang jauh lebih kuat dalam meredakan peradangan (inflamasi) di dalam tubuh dibandingkan mengonsumsi kopi hitam pekat tanpa campuran.
Manfaat ganda ini lahir dari interaksi kimiawi yang unik antara senyawa polifenol yang terkandung dalam biji kopi dengan kandungan protein alami dari susu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini, kopi dikagumi karena kandungan antioksidan alaminya yang tinggi. Namun, studi yang dipublikasikan dalam Journal of Agriculture and Food Chemistry menunjukkan bahwa efektivitas zat pelindung sel ini meningkat drastis ketika bertemu dengan protein.
Dalam uji laboratorium, para ilmuwan mengamati respons sel tubuh terhadap peradangan buatan. Sel-sel tersebut kemudian dibagi menjadi dua kelompok: satu kelompok hanya diberi asupan polifenol murni, sementara kelompok lainnya menerima kombinasi polifenol dan protein (asam amino).
"Hasil eksperimen menunjukkan bahwa kombinasi polifenol dan asam amino bekerja dua kali lebih efektif dalam menekan inflamasi. Jika Anda minum kopi dengan campuran susu, efek antiinflamasinya jauh lebih kuat dibanding kopi saja," kata spesialis reumatologi asal Texas, Dr. Scott Zashin, seperti dikutip dari Prevention.
Ahli gizi Melissa Mroz-Planells menjelaskan bahwa polifenol merupakan senyawa organik nabati yang banyak ditemukan pada kopi, teh, buah beri, dan biji-bijian. Fungsi utamanya adalah memproteksi sel-sel tubuh dari kerusakan fatal akibat stres oksidatif-kondisi yang kerap memicu berbagai penyakit kronis.
Ketika protein dari susu ditambahkan, molekul protein tersebut berperan sebagai "asisten" yang mengoptimalkan kinerja polifenol agar dapat bekerja lebih maksimal di dalam sel.
Pola kombinasi nutrisi ini memiliki kemiripan dengan prinsip diet Mediterania yang tinggi polifenol, yang jamak direkomendasikan bagi penderita radang sendi (arthritis).
Selain dari susu, efek penguat polifenol ini sebenarnya juga bisa didapatkan dengan mengombinasikan makanan kaya antioksidan bersama sumber asam amino lain, seperti ikan salmon atau daging tanpa lemak.
Kendati temuan ini membawa kabar baik bagi dunia kesehatan, para pakar mengingatkan masyarakat untuk tetap menyikapinya secara bijak. Ada beberapa poin penting yang perlu diperhatikan:
- Masih Uji Laboratorium: Pengujian sejauh ini baru terbatas pada level sel di laboratorium dan masih memerlukan riset klinis lebih lanjut pada tubuh manusia secara utuh.
- Kopi Hitam Tetap Sehat: Ahli gizi Keri Gans menegaskan bahwa khasiat kopi hitam murni pada dasarnya sudah sangat baik bagi tubuh karena kaya akan antioksidan alami. Penambahan susu bersifat sebagai penguat, bukan syarat mutlak.
- Bukan Solusi Tunggal: Kopi susu tidak bisa dijadikan sebagai tumpuan utama untuk meraih hidup sehat.
Para ahli gizi tetap menyarankan masyarakat untuk menerapkan pola makan yang bervariasi dan bergizi seimbang, serta membatasi penggunaan gula atau pemanis tambahan secara berlebihan pada racikan kopi susu harian.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































