Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian terhadap posisi pimpinan Kepala dan Wakil Badan Gizi Nasional (BGN).
Menteri Sekretasi Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyebut pergantian pimpinan dilakukan Presiden sesuai hasil monitoring dan evaluasi kinerja selama 1,5 tahun terbentuknya BGN.
"Presiden terus mendengarkan dan mendapatkan masukan dari berbagai pihak, baik dari kementerian terkait maupun dari masyarakat," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (2/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun lewat pergantian pimpinan BGN ini, Prabowo mencopot tiga orang pimpinan BGN. Rinciannya Dadan Hindayana dari posisi Kepala BGN serta Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya dari posisi Wakil Kepala BGN.
Selanjutnya, kata dia, Prabowo juga telah menunjuk tiga orang untuk mengisi posisi pimpinan BGN yang kosong. Berikut rincian pimpinan baru BGN:
1. Nanik S Deyang selaku Kepala BGN.
2. Agustina Arumsari selaku Wakil Kepala BGN.
3. Mayjen TNI Trenggono selaku Wakil Kepala BGN.
Prasetyo menjelaskan ada sejumlah alasan yang menjadi dasar pertimbangan pencopotan itu. Mulai dari masalah kesiapan dalam menjalankan SOP, tata kelola hingga kualitas makanan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP, ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan," pungkasnya.
(tfq/dal)
Add
as a preferred source on Google


















































