Dembele Dilempar Gelas dan Korek Api oleh Fans Bayern Munchen

5 hours ago 12

Jakarta, CNN Indonesia --

Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Ousmane Dembele, dilempari gelas dan korek api oleh fans Bayern Munchen dalam duel leg kedua babak semifinal Liga Champions di Allianz Arena, Kamis (7/5) dini hari WIB.

Dalam pertandingan itu Bayern Munchen diimbang PSG 1-1. Hasil tersebut membuat Bayern Munchen tersingkir karena gagal ke final Liga Champions.

Bayern Munchen tertinggal 0-1 lebih dulu berkat gol cepat Ousmane Dembele. Serangan balik cepat PSG melalui Khvicha Kvaratskhelia tidak bisa diredam tuan rumah. Akhirnya, Kvaratskhelia memberikan umpan matang bisa dieksekusi dengan baik oleh Dembele.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tuan rumah tentu tidak tinggal diam. Hanya saja, sejumlah upaya tim asuhan Vincent Kompany ini dalam mencari gol penyeimbang menemui jalan buntu.

Solidnya pertahanan PSG membuat serangan Bayern nyaris frustrasi. Gol yang diinginkan Die Bayern baru tercipta pada menit injury time babak kedua lewat sepakan kaki kiri Harry Kane pada menit ke-90+4.

Laga tersebut juga diwarnai dengan pelemparan dari suporter Bayern Munchen. Insiden lemparan itu terjadi pada menit ke-34 ketika Ousmane Dembele hendak mengambil sepak pojok di depan fans tuan rumah.

Dikutip dari Independent, Dembele dihujani banyak gelas plastik dan korek api merah. Lemparan korek api itu tampaknya mengenai Dembele. Pemain 28 tahun tersebut kemudian mengambilnya dan menyerahkan barang itu kepada wasit Joao Pinheiro.

Kiper Bayern, Manuel Neuer, sampai harus turun tangan menenangkan suporter FC Hollywood. Aksi lemparan itu menjadi puncak kekecewaan suporter Bayern dalam laga tersebut.

Sebelum kemarahan itu Bayern Munchen dikecewakan dengan dua keputusan wasit Joao Pinheiro yang menguntungkan PSG.

Pertama, ketika bek Nuno Mendes lolos dari kartu merah setelah dianggap sengaja mengenai bola dengan tangan pada menit ke-29. Dalam peristiwa itu, alih-alih dapat tendangan bebas, Bayern Munchen dianggap pelanggaran karena Konrad Laimer dianggap lebih dulu handball sebelum Mendes.

Lalu yang kedua pada menit ke-31, ketika bola yang ditendang Vitinha mengenai tangan kiri Joao Neves, namun tidak ada penalti untuk Harry Kane dan kawan-kawan.

[Gambas:Video CNN]

(sry/ptr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |