CNN Indonesia
Rabu, 22 Jul 2026 20:45 WIB
Ilustrasi Pesawat Air New Zealand. (AFP/DAVID GRAY)
Jakarta, CNN Indonesia --
Maskapai penerbangan nasional Air New Zealand (Air NZ) resmi merilis rincian pembaruan kabin armada Boeing 777-300ER miliknya. Peningkatan fasilitas ini mencakup kursi baru hingga penataan ulang tata letak kabin untuk penerbangan jarak jauh.
Dalam keterangan resminya pada Rabu (22/7), pihak maskapai mengonfirmasi bahwa penumpang di kelas ekonomi bakal menikmati kursi berdesain ergonomis buatan pabrikan ZIM.
Melansir Stuff, kursi baru ini dilengkapi layar hiburan berukuran 13 inci atau 33 cm yang sudah mendukung konektivitas audio Bluetooth serta port USB-C.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara kapasitas, jumlah kursi kelas ekonomi mengalami penambahan dua kursi menjadi total 246 kursi. Sementara itu, jumlah kursi di kelas premium dikurangi dua unit untuk mengakomodasi tata letak baru pada kabin business class.
Untuk ruang kaki, baris kelas ekonomi standar menawarkan jarak antar-kursi sebesar 79-81 cm, sedangkan area "Economy Stretch" menyajikan ruang ekstra yang lebih lega sebesar 89 cm.
Program renovasi interior ini membawa perubahan signifikan pada kabin Business Premier dengan mengadopsi format reverse herringbone menghadap ke depan. Desain ini disesuaikan dengan standar fungsionalitas yang sebelumnya telah diterapkan pada armada Boeing 787-9 Dreamliner milik maskapai tersebut.
Meskipun kapasitas kelas bisnis tetap berada di angka 44 kursi, kini setiap penumpang akan mendapatkan akses pintu geser privasi. Sementara itu, untuk kursi di baris tengah, maskapai menyematkan pembatas geser.
Kursi kelas bisnis dengan pitch 109 cm ini dapat diubah menjadi tempat tidur datar. Fasilitas ini dipadukan dengan layar hiburan pribadi berukuran 18 inci, koneksi audio Bluetooth, serta ketersediaan port pengisian daya USB-A dan USB-C.
Chief Customer and Digital Officer Air New Zealand, Jeremy O'Brien, mengungkapkan bahwa desain kabin sebelumnya telah melayani penumpang dengan sangat baik sejak akhir 2010.
"Namun, kini adalah waktu yang tepat bagi kami untuk kembali menaikkan standar. Armada Boeing 777-300ER terus memainkan peran kunci dalam jaringan internasional kami. Pembaruan interior ini memungkinkan kami mengoperasikan armada lebih lama sekaligus mengurangi beban perawatan produk kabin lama," ujar O'Brien.
Pihak Air New Zealand menambahkan bahwa konfigurasi untuk kelas Premium Economy tidak mengalami perubahan susunan. Hal ini dikarenakan kelas tersebut baru saja melewati proses penyegaran terpisah dalam setahun terakhir, yang mencakup penggantian tirai kabin dan pelapis kursi baru.
Proses perombakan armada Boeing 777-300ER pertama dijadwalkan bakal dimulai pada Maret 2027. Pesawat dengan wajah baru ini diperkirakan siap melayani penerbangan komersial secara reguler mulai Mei 2027.
(wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































