Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang pria berinisial AL yang merupakan karyawan di sebuah toko peralatan padel di Kebayoran Lama, Jakarta Selatan menjadi korban dugaan aksi penganiayaan dan penyekapan setelah dituding mencuri raket padel.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko mengatakan ibu korban berinisial M telah melaporkan peristiwa itu ke kepolisian.
Setelah diselidiki, polisi lantas menangkap empat tersangka dan saat ini telah ditahan. Mereka masing-masing berinisial ASB, RRK, AH dan DW.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dilakukan serangkaian penyelidikan hingga kami dapat mengamankan kemudian menetapkan si empat orang ini sebagai tersangka," kata Joko kepada wartawan, Jumat (26/6).
"Itu (tersangka) sama-sama yang kerja di situ," sambungnya.
Joko menerangkan berdasarkan laporan ibu korban, disebutkan bahwa korban dijemput terduga pelaku pada Senin (22/6). Namun, hingga Rabu (24/6), korban tak pernah kembali ke rumah.
"Pada hari kedua setelah dijemput itu bisa berkomunikasi. Dari komunikasi itu, orang tua ini-si pelapor-merasa khawatir. Sehingga karena kekhawatiran itu, pada Rabu 24 Juni datang ke Polres Jakarta Selatan dan membuat laporan polisi," tutur Joko.
Dari informasi awal, kata Joko, diduga aksi penganiayaan dan penyekapan itu terjadi karena korban telah mencuri raket padel di tempat kerjanya. Namun, Joko menyebut hal ini masih didalami lebih lanjut.
"Jadi menurut informasi bahwa yang bersangkutan ini diduga mengambil barang dari tempat kerjanya. Nanti biar kita dalami lagi ya oleh penyidik Resmob Polres Jakarta Selatan," ucap dia.
Dalam perkara ini, para tersangka disangkakan Pasal 446 KUHP tentang perampasan kemerdekaan dan atau Pasal 262 KUHP tentang penganiayaan dilakukan secara bersama-sama.
(dis/kid)
Add
as a preferred source on Google


















































