Dua Sektor Ini Jadi Penopang Utama Pertumbuhan Ekonomi RI 2025

2 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan motor penggerak pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2025 masih berasal dari konsumsi rumah tangga hingga industri pengolahan. Perekonomian Indonesia tecatat tumbuh 5,11 persen sepanjang tahun lalu.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan semua sektor pengeluaran tumbuh positif sepanjang tahun lalu. Di mana, ekspor tumbuh paling tinggi, mencapai 7,03 persen dengan kontribusi 22,85 persen terhadap perekonomian.

Sementara, konsumsi rumah tangga dengan kontribusi tertinggi 53,88 persen hanya mampu tumbuh 4,98 persen dan investasi (PMTM) dengan kontribusi 28,77 persen tumbuh 5,09 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Konsumsi Rumah Tangga dan PMTB masih merupakan penyumbang utama PDB pada 2025, dengan akumulasi kontribusi sebesar 82,65 persen," ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/2).

Menurut Amalia, ekspor tumbuh tinggi didorong oleh kenaikan nilai barang nonmigas serta ekspor jasa. Sedangkan, konsumsi pemerintah hanya tumbuh 2,5 persen dan impor 4,77 persen.

Sementara, dari sisi lapangan usaha, ada lima sektor yang berkontribusi besar yakni Industri Pengolahan tumbuh 5,3 persen, Perdagangan 5,49 persen, Pertanian 5,33 persen, Konstruksi 3,81 persen, dan Pertambangan kontraksi 0,66 persen.

Lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi adalah Jasa Lainnya 9,93 persen yang didorong oleh peningkatan aktivitas rekreasi sejalan peningkatan jumlah wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara.

Kedua, Jasa Perusahaan tumbuh 9,10 persen yang didukung oleh peningkatan aktivitas agen perjalanan dan penyelenggaraan berbagai event nasional dan internasional.

Ketiga, Transportasi & Pergudangan tumbuh 8,78 persen ditopang oleh peningkatan jumlah penumpang di berbagai moda transportasi, serta peningkatan aktivitas pengiriman barang baik domestik maupun luar negeri.

[Gambas:Video CNN]

(ldy/ins)

Read Entire Article
| | | |