CNN Indonesia
Kamis, 22 Jan 2026 00:30 WIB
Ilustrasi pesawat maskapai Ryanair. (PASCAL PAVANI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --
Baru-baru ini, media sosial X (dulu Twitter) dihebohkan dengan aksi saling ejek antara CEO Tesla Elon Musk dengan CEO maskapai penerbangan Ryanair, Michael O'Leary. Diawali dengan meributkan Wi-Fi di pesawat, kedua petinggi perusahaan ini sampai perang kata-kata di X dan saling mengejek "idiot".
Awal mulanya, O'Leary secara terang-terangan menolak tawaran untuk memasang teknologi internet satelit Starlink Musk pada armadanya, seperti yang dilakukan oleh Lufthansa dan British Airways. Dalam sebuah wawancara radio Irlandia Newstalk, ia menyangkal ide pemasangan Wi-Fi ini, bahkan menyebut bahwa Musk adalah "idiot".
"Saya sama sekali tidak akan menanggapi Elon Musk. Dia idiot. Sangat kaya, tetapi dia masih idiot. Apa yang Elon Musk ketahui tentang penerbangan dan hambatannya?" ejek O'Leary, dilansir dari Times of India.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
O'Leary membeberkan bahwa biaya pemasangan Starlink akan mencapai 250 juta euro untuk memasang semua peralatan yang diperlukan, dan akan meningkatkan biaya bahan bakar sebesar 100 juta euro per tahun.
"Dengan kata lain sekitar satu dolar tambahan untuk setiap penumpang yang kami terbangkan. Kami tidak mampu membayar biaya tersebut. Penumpang tidak akan membayar untuk penggunaan internet. Jadi kami tidak memasukkannya ke dalam pesawat," kata O'Leary, seperti dilansir dari BBC.
Elon Musk yang mendengar pernyataan O'Leary tak tinggal diam, ia langsung membalas dalam sebuah postingan di media sosial X, yang juga miliknya dan menyebut O'Leary sosok bodoh total. CEO Tesla dan SpaceX ini juga mengatakan O'Leary harus dipecat.
Warganet juga ikut memanaskan suasana, beberapa pengguna menyarankan Musk untuk membeli maskapai Ryanair biar bisa memecat O'Leary. Musk menanggapi komentar ini dan mengatakan "Ide bagus,". Mengingat kasus sebelumnya, Musk juga tidak bercanda ketika ia bilang ingin membeli Twitter (sekarang X).
Kemudian pada hari Jumat (16/1), Musk bertanya kepada pengikutnya di X , apakah dia harus membeli maskapai Ryanair, yang bernilai 30 miliar euro atau sekitar Rp595 triliun. Ia meledek O'Leary soal membeli Ryanair dan mencari CEO baru dengan nama Ryan untuk menggantikannya.
"Haruskah saya membeli Ryan Air dan menempatkan seseorang yang nama aslinya adalah 'Ryan' sebagai pemimpinnya?" sindir Musk dalam postingannya.
Tak sampai di situ, Musk juga membuat polling bertajuk "Membeli Ryanair dan mengembalikan Ryan sebagai penguasa sah mereka". Tiga jam sebelum polling ini ditutup, dari hampir 900 ribu responden, lebih dari tiga perempatnya setuju atau "Ya".
Cuitan Musk kemudian dibalas lagi oleh akun X Ryanair. Maskapai asal Irlandia itu mengejek Musk, dengan memposting tanggapan atas pemadaman X di seluruh AS minggu lalu.
Akun X Ryanair menulis, "Mungkin Anda membutuhkan Wi-Fi @elonmusk?". Kemudian disemprot balik oleh Musk dengan komentar, "Berapa biaya untuk membelimu?".
(ana/wiw)















































