File Epstein: Pertukaran Email Dengan Rothschild, Bawa-bawa Hitler

3 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

File terbaru yang dirilis terkait kasus penjahat seks Jeffrey Epstein, Rabu (4/2), memuat pertukaran surat elektronik (email) antara Epstein dengan bankir Ariane de Rothschild.

Dokumen tersebut membahas klaim kontroversial bahwa Adolf Hitler pernah tinggal di tempat perlindungan yang didanai keluarga Epstein dan Rothschild.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial, X, oleh pengguna @AdameMedia memperlihatkan tangkapan layar email tanggal 31 Desember 2018 antara Epstein dan Ariane de Rothschild.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesan-pesan itu membahas bahwa Hitler tinggal di tempat perlindungan bagi tunawisma dan orang miskin pada masa muda, yang dibiayai oleh tiga keluarga Yahudi kaya.

Ariane menolak cerita itu, dan menyebutnya sebagai teori konspirasi. Sementara Epstein bersikeras bahwa cerita itu benar.

"Saya pikir kamu akan menganggap ini menarik, bahwa dalam kelas Harvard tentang Hitler, mereka menceritakan kisah ketika dia sangat miskin hingga tinggal di tempat perlindungan bagi tunawisma dan orang miskin, yang didanai oleh tiga keluarga saya: Gutmann, Epstein, dan Rothschild. Ternyata itu benar," tulis Epstein seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Ariane kemudian menanggapi email Epstein dengan mengatakan bahwa hal itu cukup menyedihkan.

"Apakah ini menunjukkan bahwa kemurahan hati tidak selalu dihargai, atau teori konspirasi masih ada, ini cukup menyedihkan," respons Ariane.

Selanjutnya, Epstein membalas dengan menegaskan kembali klaim bahwa Hitler menjual pakaian dan karya seni serta tinggal di sana.

"Pertama, ternyata 100 persen benar, Hitler menjual pakaian serta tinggal di tempat perlindungan yang didanai oleh orang Yahudi: Epstein, Rothschild, dan Gutmann. Bukan konspirasi, keluarga Epstein adalah bankir di Wina," tulis Epstein.

Dokumen tersebut juga menunjukkan hubungan bisnis antara Epstein dan keluarga Rothschild.

Sementara itu, sebuah dokumen 5 Oktober 2015 memperlihatkan Epstein, melalui Southern Trust Company Inc., menandatangani perjanjian dengan Rothschild Group senilai US$25 juta (sekitar Rp419 miliar).

Kontrak itu mencakup layanan analisis risiko dan algoritma, dengan Epstein tercatat sebagai Presiden Southern Trust yang berbasis di Kepulauan Virgin AS.

Pada 2019, Epstein ditemukan meninggal di sel penjaranya di New York saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks. Sebelumnya, ia mengaku bersalah di pengadilan Florida dan divonis atas kasus memfasilitasi prostitusi anak di bawah umur pada 2008.

(rnp/har)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |