Freeport Indonesia Gandeng Uncen Dorong Pendidikan Inklusif di Papua

4 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Freeport Indonesia menyepakati sinergi dengan Universitas Cenderawasih (Uncen) untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan di Papua, bersamaan dengan Kuliah Umum yang diberikan oleh Presiden Direktur PTFI di Gedung Sains dan Kemitraan UNCEN pada 11 Maret 2026.

Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) ditandatangani oleh Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, dan Rektor Uncen Oscar Oswald O. Wambrauw di Auditorium Tembagapura, Gedung Sains dan Kemitraan Uncen. Tony Wenas mengungkapkan, Freeport Indonesia dan Uncen memiliki sejarah hubungan yang erat.

Sejak lama, kedua belah pihak telah menjalin banyak kolaborasi, mulai dari penelitian mengenai Singing Dog di Grasberg, penelitian sosial antropologi, penelitian kepemilikan adat suku Amungme, hingga kerja sama dalam bentuk pengajaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan bangga dan senang sekali hari ini pertama, kita menandatangani MoU PTFI dengan Uncen yang akan memayungi berbagai kerja sama kita di bidang pengembangan pendidikan, penelitian dan inovasi, peningkatan kapasitas SDM, dan program kolaboratif lainnya," kata Tony.

Tony menilai, kerja sama antara perusahaan dengan institusi pendidikan sangat penting untuk memadukan supply and demand requirement.

"Freeport membutuhkan dukungan SDM yang mumpuni untuk menjalankan pertambangan. Uncen akan mempersiapkan sesuai dengan kebutuhan tanpa harus mengorbankan kurikulum yang sudah ada atau standar nasional yang ada," katanya.

MOU yang ditandatangani PTFI antara lain dengan UNC Uncen EN dan Arizona State University, yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan menuju akreditasi yang lebih tinggi. Lalu, dilakukan pula penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PTFI dan Uncen untuk Program Praktisi Mengajar mencakup pembelajaran tematik, seminar, pelatihan, dan pendidikan karakter.

Rektor Uncen, Oscar Oswald O. Wambrauw menyampaikan bahwa penandatanganan kerja sama ini merupakan langkah penting dalam penguatan kemitraan strategis Universitas Cenderawasih dengan PT Freeport Indonesia.

"Ini merupakan kelanjutan dari perjalanan kolaborasi panjang yang telah terjalin dengan baik, termasuk momentum bersejarah serah terima Gedung Sains dan Kemitraan Uncen pada Desember 2025 lalu," kata Oscar.

Rektor mengatakan, kolaborasi perguruan tinggi dan industri merupakan kunci menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan mendatang. Sehingga, sinergi Uncen dan PTFI bukan sekedar kerja sama kelembagaan, tetapi merupakan komitmen nyata untuk membangun masa depan Papua melalui pendidikan.

Adapun kuliah umum oleh Presdir PTFI mendapatkan sambutan antusias dari para mahasiswa berbagai program studi yang memenuhi Auditorium Tembagapura, Gedung Sains dan Kemitraan Uncen. Saat itu, Tony memberikan paparan komprehensif mengenai sejarah PTFI dan operasional pertambangan dari hulu ke hilir, serta wawasan tentang kebutuhan industri terhadap SDM unggul.

Tony juga mengangkat topik peluang karier bagi tenaga kerja Papua, hingga kontribusi PTFI bagi pembangunan Papua dan Indonesia melalui beragam program investasi sosial. Sesi ini turut menjadi ruang interaksi aktif antara mahasiswa dan Presiden Direktur PTFI dalam menggali wawasan praktis dunia industri.

Saat ini, penerima manfaat beasiswa Uncen dari Freeport berjumlah 255 orang, dengan yang masih aktif sejumlah 51 mahasiswa. Sementara, sebanyak 332 alumnus telah bekerja sebagai tenaga kerja profesional di PTFI. Hal mencerminkan dampak nyata sinergi industri dan akademisi dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkelanjutan.

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |