CNN Indonesia
Senin, 17 Agu 2026 11:15 WIB
Hayden Panettiere meninggal di usia 36 tahun. (AFP/ANGELA WEISS)
Jakarta, CNN Indonesia --
Aktris Hayden Panettiere, yang dikenal lewat perannya dalam serial Heroes serta film Scream 4 dan Scream VI, meninggal dunia pada Minggu (16/8) waktu setempat. Ia mengembuskan napas terakhir pada usia 36 tahun.
Kabar tersebut dikonfirmasi oleh perwakilan Panettiere kepada ABC News. Hingga kini, penyebab kematiannya belum diketahui.
"Dengan kesedihan yang mendalam, kami mengabarkan kepergian tragis Hayden tercinta. Dia adalah sosok luar biasa yang membawa cinta dan kebahagiaan tak terhingga kepada semua orang yang mengenalnya dan jutaan penonton yang menyaksikannya di layar," ujar perwakilannya dikutip dario Variety.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Panettiere telah berkarier di dunia hiburan sejak masih berusia lima tahun. Ia pertama kali tampil dalam sinetron One Life to Live pada 1994 dan muncul dalam 27 episode.
Kariernya kemudian berlanjut lewat Guiding Light, di mana ia tampil dalam 45 episode. Namanya mulai dikenal luas setelah membintangi film Remember the Titans pada 2000.
Namun, peran yang membuat Panettiere semakin populer datang pada 2006 ketika ia bergabung dalam serial Heroes. Ia memerankan Claire Bennet, seorang pemandu sorak yang memiliki kemampuan regenerasi.
Panettiere tampil dalam 73 episode serial drama NBC tersebut. Peran itu sekaligus menjadi salah satu karakter yang paling dikenang dari perjalanan kariernya.
Dua kali masuk nominasi Golden Globe
Selain Heroes, Panettiere juga dikenal melalui serial drama musikal Nashville. Ia memerankan penyanyi country Juliette Barnes dan tampil dalam 128 episode sepanjang 2012 hingga 2018.
Peran tersebut membawanya meraih dua nominasi Golden Globe.
Di layar lebar, Panettiere dikenal sebagai Kirby Reed dalam film horor Scream 4 yang dirilis pada 2011. Karakter tersebut mendapat sambutan positif dari penggemar hingga Panettiere kembali memerankannya dalam Scream VI pada 2023.
Kembalinya Kirby menjadi salah satu bagian yang menarik perhatian dalam film tersebut setelah karakter Panettiere sebelumnya dianggap telah menjadi favorit penggemar.
Beberapa bulan sebelum meninggal, Panettiere menerbitkan buku pertamanya, This Is Me: A Reckoning. Buku tersebut memuat berbagai kisah tentang kehidupannya sebagai aktris sejak usia dini, termasuk pengalaman sulit yang ia alami selama berada di industri hiburan.
Dalam buku tersebut, Panettiere juga mengungkap persoalan dalam hubungannya dengan sang ibu serta pengalaman kekerasan yang pernah dialaminya.
Sepanjang hidupnya, Panettiere juga terbuka mengenai perjuangannya menghadapi masalah alkohol dan penggunaan narkoba. Pada 2020, ia menjalani rehabilitasi dan kemudian menyatakan telah berhenti mengonsumsi alkohol.
Kehidupan Panettiere kembali mendapat sorotan setelah sang adik, Jansen Panettiere, meninggal secara mendadak pada 2023 akibat masalah jantung. Jansen meninggal pada usia 28 tahun.
Dalam wawancara dengan People pada 2024, Panettiere sempat berbicara mengenai dampak kehilangan tersebut terhadap kehidupannya.
Ia mengatakan pengalaman kehilangan membuat dirinya belajar untuk memilih hal-hal yang layak dipermasalahkan dan tidak membiarkan persoalan kecil memengaruhi kehidupannya.
Sempat bicara soal kesehatan mental
Panettiere juga pernah menjadi sorotan setelah sebuah wawancara dengan People pada 2024 memicu kekhawatiran penggemar mengenai kondisi dirinya. Sejumlah penggemar menyoroti cara bicaranya yang terdengar kurang jelas dalam wawancara tersebut.
Panettiere kemudian memberikan penjelasan melalui unggahan di Instagram. Ia mengatakan dirinya sangat kelelahan karena tidak tidur selama dua hari sebelum wawancara akibat salah satu anjing peliharaannya menjalani operasi darurat.
Menurutnya, perwakilannya bahkan menghentikan wawancara lebih awal karena melihat dirinya mulai kelelahan, terutama ketika pembahasan beralih ke topik yang lebih berat. Panettiere juga menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mental dan meminta publik lebih berhati-hati dalam memberikan komentar mengenai kondisi seseorang.
"Kesehatan mental sangat penting," tulisnya saat itu.
Ia juga mengingatkan bahwa komentar yang disampaikan orang di balik layar komputer dapat memberikan dampak besar terhadap kehidupan orang lain.
(tis/tis)

















































