Honda Lihat Peluang Suplai Motor untuk Koperasi Merah Putih

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Rencana pengadaan kendaraan operasional untuk Koperasi Merah Putih sebetulnya tak hanya mengerucut pada pikap maupun kendaraan komersial lain. Ke depan, realisasi pengadaan nampaknya bakal diarahkan untuk industri sepeda motor.

Astra Honda Motor (AHM), produsen sepeda motor terbesar di Indonesia, mengakui ada peluang dari program tersebut. Namun perusahaan menilai jumlah pengadaan motor kemungkinan tidak akan sebesar pemesanan kendaraan komersial yang sebelumnya dilakukan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebagai gambaran, BUMN Agrinas Pangan Nusantara telah mengimpor 105 ribu unit pikap dan truk ringan untuk mendukung kebutuhan Koperasi Merah Putih. Untuk roda dua kemungkinan jumlah pengadaan bakal jauh lebih kecil dari itu.

"Sejauh ini baru parsial, tapi belum besar. Parsial saja, tidak sampai seperti mobil," kata Direktur Marketing AHM Octavianus Dwi Putro di Jakarta belum lama ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aturan yang beredar, setiap koperasi disebut berpotensi memperoleh beberapa jenis kendaraan untuk kebutuhan operasional. Hal ini dinilai dapat menjadi peluang untuk pasar baru AHM menggarap segmen pembeli fleet.

"Kalau aturannya kan setiap Koperasi Merah Putih dapat satu truk, satu pikap, dua motor. Tapi itu kan masih juklaknya. Kami pasti support," kata dia.

Untuk tindak lanjut Koperasi Desa, Octa menambahkan pihaknya belum dapat berbicara banyak. Bagi dia AHM sifatnya masih menunggu kejelasan spesifikasi dan kebutuhan unit dari pihak terkait.

"Kami belum tahu spek yang dibutuhkan karena belum pernah ada pembicaraan," kata dia.

Ia pun memastikan dari sisi kapasitas produksi dan layanan usai penjualan, AHM siap mendukung agar program tersebut berjalan maksimal.

Pasar fleet Honda

Pada segmen fleet, lanjut Octa, AHM saat ini mengandalkan sejumlah model seperti segmen bebek ada Revo dan Supra X. Lalu kelas sport, pihaknya menyediakan pilihan antara Verza atau motor trail CRF150L.

Lalu pada kategori skuter matik, penggunaannya dinilai lebih beragam karena dipakai oleh berbagai instansi, mulai dari pemerintah hingga perusahaan swasta di wilayah perkotaan maupun daerah.

Dari seluruh model tersebut, Revo dan Verza menjadi model paling dominan untuk kebutuhan fleet AHM. Sementara itu motor trail CRF pernah dibeli pemerintah sebagai kendaraan operasional, khususnya penggunaan di medan berat.

"Kalau sekarang dominan Revo dan Verza," katanya.

Ia melanjutkan selama ini kontribusi penjualan AHM untuk kebutuhan fleet atau pembelian secara borongan relatif kecil dibandingkan pasar ritel. Meski begitu, segmen tersebut tetap menyumbang porsi tersendiri terhadap total penjualan perusahaan.

"Mungkin sekitar 5-6 persen dari total penjualan," ujar Octavianus.

(ryh/fea)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |