Jakarta, CNN Indonesia --
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksi menguat pada perdagangan Kamis (2/4).
Analis Teknikal MNC Sekuritas Herditya Wicaksana memperkirakan IHSG hari ini masih berpotensi terkoreksi ke 6.745-6.849, tetapi ada peluang menguat, terutama di awal perdagangan, jika fase koreksi telah selesai.
"IHSG masih berisiko turun ke 6.745-6.849, namun berpeluang menguat ke 7.450-7.675," ujar Herditya dalam riset hariannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan sentimen tersebut, Herditya memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 7.022, 6.917 dan resistance 7.302, 7.434 hari ini. Ia pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni ARCI, BBYB, DEWA, dan INET.
Sementara itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova memperkirakan indeks saham hari ini masih bergerak konsolidasi selama berada di bawah level 7.268. Namun, jika mampu menembus level tersebut, IHSG berpeluang melanjutkan penguatan.
"Selama di bawah 7.268 IHSG cenderung konsolidasi, namun jika menembusnya berpeluang menguji 7.436 dan SMA-20," ujar Ivan.
Dia pun memprediksi IHSG bergerak di level support 6.945, 6.900, 6.744, dan 6.587 dan resistance 7.268, 7.436, 7.765, dan 8.098 hari ini. Ivan pun merekomendasikan sejumlah saham, yakni AADI, BRPT, ICBP, dan INCO.
IHSG ditutup di level 7.184 pada perdagangan Rabu (1/4) sore. Indeks saham menguat 136,21 poin atau naik 1,93 persen dari perdagangan sebelumnya.
Mengutip RTI Infokom, investor melakukan transaksi sebesar Rp16,47 triliun dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,54 miliar saham.
Pada penutupan kemarin, 475 saham menguat, 209 terkoreksi, dan 135 stagnan.
Catatan Redaksi: Berita ini tidak dibuat untuk merekomendasikan atau tidak merekomendasikan saham tertentu. Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan pembaca.
(del/pta)
Add
as a preferred source on Google


















































