Jangan Panik, Ini Pertolongan Pertama Digigit Anjing

1 hour ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Digigit anjing merupakan peristiwa yang menakutkan. Rasa terkejut juga nyeri seketika bisa sangat hebat. Dalam kepanikan tersebut, mungkin kita sulit untuk mengambil tindakan, tetapi harus segera mencari pertolongan pertama digigit anjing.

Saat merasa terancam, beberapa anjing akan menyerang dan menggigit. Selain itu, anjing juga dapat menggigit saat bermain terlalu kasar ataupun berhadapan dengan situasi yang belum pernah mereka hadapi sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, apa pertolongan pertama digigit anjing yang dapat dilakukan? Simak panduannya di bawah ini.

Pertolongan pertama saat digigit anjing

Mengetahui prosedur pertolongan pertama yang tepat bukan sekadar soal meredakan nyeri, tetapi upaya mencegah cedera ringan berkembang menjadi kondisi darurat medis.

Mengutip Healthline, berikut ini langkah pertolongan pertama digigit anjing yang bisa kamu lakukan:

1. Hubungi layanan darurat

Cara paling tepat untuk menangani gigitan anjing adalah bergantung pada tingkat keparahannya. Jika memungkinkan, penting untuk segera pindah ke tempat yang aman dan menjauh dari anjing tersebut guna mencegah cedera lebih lanjut.

Jika luka gigitan tergolong parah, carilah bantuan atau hubungi layanan darurat supaya kamu segera mendapatkan penanganan medis. Setelah itu, ikutilah instruksi pertolongan pertama yang spesifik dari layanan medis tersebut.

2. Tindakan untuk kulit terluka atau robek

Jika gigitan menyebabkan kulit terluka atau robek, lakukan beberapa hal berikut:

  • Basuh area luka: Jika memungkinkan, segera basuh area luka dengan air hangat yang bersih serta sabun lembut tanpa pewangi.
  • Tekan perlahan area luka: Tindakan ini dapat meningkatkan aliran darah untuk sementara waktu sekaligus membantu mengeluarkan bakteri berlebih.
  • Tutup luka dengan kain: Menutup luka dengan kain bersih sembari menekannya dapat membantu menghentikan pendarahan.
  • Gunakan salep antibiotik: Setelah pendarahan pada luka gigitan mulai mereda, oleskan salep dan balut luka dengan rapat menggunakan perban bersih.
  • Ganti perban secara berkala: Lakukan hal ini terutama jika darah merembes keluar membasahi perban.

3. Kulit tidak terluka atau robek ringan

Jika untungnya kulit tidak terluka dan tidak terjadi pendarahan, kamu bisa basuh area gigitan dengan air hangat dan sabun. Lalu oleskan salep antibiotik untuk membantu membasmi bakteri.

Namun, segera cari pertolongan medis jika kamu mengalami gejala lain yang lebih serius, seperti:

  • Kemerahan atau iritasi.
  • Pembengkakan.
  • Area gigitan terasa hangat atau nyeri saat disentuh.
  • Rasa nyeri makin hebat.
  • Pendarahan makin parah.
  • Demam.
  • Terlihat jaringan di bawah kulit (tulang dan otot).
  • Hilangnya kemampuan menggerakkan anggota tubuh yang digigit.
  • Luka mengeluarkan cairan atau nanah.

4. Periksa status anjing

Ditambahkan dari Health Shots, selain memeriksa tingkat keparahan, kamu perlu mencari tahu status vaksinasi anjing tersebut.

Hewan sering kali membawa virus rabies yang dapat menyebabkan infeksi. Cobalah untuk memastikan apakah hewan tersebut sudah mendapatkan vaksinasi rabies terbaru atau belum.

5. Mintalah vaksin untuk virus rabies

Jika kamu digigit anjing liar yang berperilaku aneh atau anjing yang belum mendapatkan vaksin terbaru, segera temui dokter untuk mendapatkan vaksin terhadap virus rabies.

Menurut NDTV, vaksin anti-rabies biasanya diberikan dalam rangkaian lima dosis, yaitu hari kejadian, ketiga, ketujuh, ke-14 dan ke-28.

Untuk kasus gigitan tunggal maupun ganda yang menyebabkan pendarahan, kamu bisa mendapatkan immunoglobulin rabies (RIG). Nantinya, RIG akan disuntikkan langsung ke dalam dan sekitar luka guna memberikan perlindungan segera sebelum vaksin mulai bekerja.

Selain itu, jika vaksin tetanus terakhirmu sudah lebih dari 5 tahun lalu, kamu akan mendapatkan toksoid tetanus. Dokter juga biasanya akan meresepkan antibiotik seperti amoksisilin-klavulanat untuk mencegah infeksi bakteri seperti selulitis.

Selain lima cara di atas, kamu juga perlu memperhatikan untuk tidak menyentuh luka dengan tangan kosong. Hindari pula penggunaan bahan yang dapat mengiritasi luka seperti cabai, tanah, minyak, kunyit, jeruk nipis, garam, abu, getah tanaman, dan sebagainya.

Demikian pertolongan pertama digigit anjing yang dapat kamu lakukan. Ingat, jika ada potensi terkena rabies, jangan menunda pemberian dosis pertama vaksin.

(rti)

Read Entire Article
| | | |