Yogyakarta, CNN Indonesia --
Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI, Jusuf Kalla alias JK mengajak seluruh pengelola masjid di Tanah Air untuk menggelar doa bersama dan membaca Qunut Nazilah saat melaksanakan Salat Jumat (6/3) besok.
JK yang juga Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut menuturkan, Qunut Nazilah dimaksudkan sebagai wujud doa untuk perdamaian di Timur Tengah yang sedang dilanda konflik imbas serangan AS-Israel ke Iran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita mendoakan kedamaian di Timur Tengah, khususnya bagaimana Iran itu dapat selamat, damai, dan kalau perlu memenangkan, jangan penyerang itu," kata JK saat ditemui di Masjid Kampus UGM, Sleman, DIY, Kamis (5/3) malam.
Menurut JK, doa juga disematkan untuk perdamaian bagi negara-negara lain yang tengah dilanda konflik, macam Palestina atau Pakistan dan Afghanistan yang kini tengah diwarnai ketegangan.
"Kita harap (semua masjid melaksanakan), jumatan kan besok," katanya.
AS dan Israel meluncurkan serangan bersama ke Iran pada 28 Februari lalu. Imbas operasi itu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei gugur. Khamenei dilaporkan gugur pada serangan tersebut. Iran mengonfirmasi keesokan harinya.
Di hari pertama AS-Israel meluncurkan operasi, Iran langsung membalas serangan mereka. Iran juga membalas serangan dengan skala lebih besar dari sebelumnya usai gugurnya Khamenei. Mereka menargetkan Israel dan pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah.
JK hadir bersama Presiden-Wapres terdahulu hingga mantan Menteri Luar Negeri yang diundang Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3) kemarin.
Dalam pertemuan itu, salah satu yang disampaikan Prabowo adalah pandangannya terkait kondisi geopolitik global yang berkembang belakangan ini.
Prabowo pun meminta seluruh elemen bangsa untuk tetap kompak menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
(fra/kum/fra)


















































