JK Buka Suara soal RI Gabung Board of Peace Besutan Trump

2 hours ago 1

Surabaya, CNN Indonesia --

Wakil Presiden ke-10 dan 12 RI Jusuf Kalla atau JK, meminta Pemerintah Indonesia untuk berhati-hati usai bergabung Dewan Perdamaian (Board of Peace/BOP) besutan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk urusan Gaza, Palestina.

Menurut JK, pemerintah harus memastikan, ujung dari keputusan bergabungnya Indonesia ke BoP itu adalah untuk kemaslahatan rakyat dan kemerdekaan Palestina sebagai bangsa.

"Ya itu dijalankan dengan kehati-hatian, bahwa ujung dari keputusan itu harus memberikan suatu kemampuan dan pengakuan kepada Palestina," kata JK di sela menghadiri Sidang Paripurna Majelis Senat Akademik PTNBH di Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Jumat (6/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

JK yang dikenal sebagai 'Bapak Perdamaian' karena perannya dalam mendamaikan berbagai konflik horizontal dan vertikal di Aceh, Poso, dan Ambon ini mengatakan, Indonesia sebagai negara dengan mayoritas Muslim harus berani dan tulus membela Palestina.

"Itu intinya, walaupun kita, negara-negara islam harus mempunyai manfaat atau keteguhan untuk membantu Palestina," kata dia.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menghadiri pengumuman pembentukan Board of Peace yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dalam pertemuan di Davos, Swiss, Kamis (22/1) waktu setempat.

Hal itu menegaskan Indonesia resmi bergabung dalam Dewan Perdamaian tersebut.

Keanggotaan Indonesia dalam BoP belakangan menuai pro kontra di tengah publik. Salah satunya karena Israel bergabung dalam BoP tersebut.

Dewan Perdamaian itu disebut-sebut berfungsi untuk mendorong stabilitas, memulihkan pemerintahan yang bisa diandalkan, serta mengamankan perdamaian abadi di daerah-daerah yang terkena dampak atau terancam oleh konflik.

Dalam Piagam BoP, negara-negara anggota bisa sukarela iuran US$1 miliar (sekitar Rp17 triliun) untuk operasional. Negara-negara anggota bisa menjadi anggota tetap jika berkenan bayar nominal tersebut.

"Ini kesempatan bersejarah. In benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," kata Prabowo usai teken komitmen Dewan Perdamaian, seperti dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden.

"Yang jelas penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan kemanusiaan begitu deras, begitu besar masuk. Saya sangat berharap Indonesia siap ikut serta," imbuh Presiden.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkap kemungkinan Indonesia keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) jika sudah tidak sejalan dengan target yang ingin dicapai RI dari kondisi di Palestina.

Sugi menegaskan bergabungnya Indonesia bergabung ke BoP adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan bagi Palestina. Dia menekankan bahwa RI siap berpegang teguh pada tujuan tersebut.

"Ya kalau memang tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, pertama situasi damai di Gaza sekarang pada khususnya, kemudian situasi damai di Palestina pada umumnya dan akhirnya nanti adalah kemerdekaan dan kedaulatan Palestina, dan saya kira itu trajektori yang kita ingin capai yang kita lihat saya kira koridor-koridornya ada di situ," kata Sugiono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/2), usai ditanya mengenai peluang Indonesia keluar dari BoP.

(frd/isn)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |