Kata-kata Tiwi/Fadia Usai Bikin Pemain Jepang Tergeletak di Semifinal

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Ganda putri Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti akui bermain terlalu terburu-buru dan nafsu saat main di semifinal Thailand Masters 2026.

Tiwi/Fadia lolos ke finalThailand Masters 2026. Kepastian tersebut diraih setelah Tiwi/Fadia menyingkirkan pasangan Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe 21-23, 21-12, 21-15 pada babak semifinal Thailand Masters 2026 di Nimibutr, Sabtu (31/1).

Amallia Cahaya Pratiwi mengatakan pada gim pertama timnya tampil di bawah tekanan pasangan Jepang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Game pertama kami banyak tertekan, kami buru-buru dan nafsu untuk bermain kencang-kencang sedangkan lawan kalau dikasih bola panjang-panjang kencang itu enak buat balikannya karena mereka di posisi menang angin, jadi kami kalau mau defence agak susah payah," kata Tiwi usai pertandingan dikutip dari rilis PBSI.

"Beruntung di akhir game pertama kami sudah menemukan pola permainannya dan kami terapkan di game berikutnya dan Alhamdulillah berjalan dengan baik," ujar Tiwi menambahkan.

Siti Fadia Silva Ramadhanti juga mengevaluasi penampilannya yang terlalu terburu-buru di gim pertama.

"Game kedua kami lebih tenang sama lebih yakin. Di game pertama kami sempat buru-buru dan ada tegangnya juga, namun setelah itu di game kedua kami berkomunikasi dengan pelatih untuk lebih tenang dan yakin lagi," ucap Fadia.

"Besok pastinya harus lebih siap capek lagi dan fokusnya harus tahan lagi karena lawan China, pola main mereka kurang lebih sama seperti kami jadi kami harus lebih yakin saja," kata Fadia menambahkan.

Pada gim pertama, Osawa/Tanabe sempat unggul 2-1 di awal pertandingan. Namun, Tiwi/Fadia berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2 dan 4-3. Pasangan Indonesia kemudian terus memimpin dengan skor 7-5 dan 9-6.

Meski demikian, pasangan Jepang mampu bangkit dan berbalik unggul 12-10. Pertandingan berjalan semakin ketat dengan skor imbang yang terus terjadi, mulai dari 13-13, 14-14, 15-15, hingga 16-16.

Osawa/Tanabe sempat menjauh dengan keunggulan 19-17. Namun, Tiwi/Fadia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 19-19. Pada momen tersebut, Mai Tanabe terlihat kelelahan hingga tergeletak di lapangan dan gagal mengembalikan pukulan dari Tiwi.

Skor kembali berimbang 20-20 dan 21-21, sebelum akhirnya Tiwi/Fadia harus mengakui keunggulan pasangan Jepang dengan skor 21-23 pada gim pertama.

Di awal gim kedua Tiwi/Fadia langsung tampil menggebrak. Bahkan pukulan keras Tiwi membuat Tanabe goyang dan nyaris jatuh karena kehilangan keseimbangan. Skor 3-1 untuk keunggulan Tiwi/Fadia.

Pukulan drop shot yang menipu dari Tiwi juga berhasil membuat pasangan Jepang tercengang dan mati langkah, skor berubah 5-2.

Namun pasangan Jepang mampu bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 5-5, 6-6, 7-7.

Tetapi, Tiwi/Fadia mampu kembali memperlebar keunggulannya lagi menjadi 10-7. Setelah itu Tiwi/Fadia mampu terus memimpin dengan keunggulan jauh 16-10.

Tiwi/Fadia langsung melesat dengan meninggalkan wakil Jepang 20-11 hingga akhirnya mereka menang 21-12 di gim kedua.

Pada gim ketiga Tiwi/Fadia sempat tertinggal 1-3, namun mereka bisa mengejarnya lagi menjadi 3-3. Tiwi/Fadia kembali tertinggal 5-8, 7-10, tapi mereka bisa menyamakan skor menjadi 10-10.

Kemudian Tiwi/Fadia berhasil berbalik unggul 11-10, bahkan mampu menjauh dengan keunggulan 16-13.

Pasangan Indonesia terus tampil dominan dan mampu memperlebar keunggulan menjadi 18-14 dan 20-14. Bahkan Tanabe yang sudah kepayahan kembali harus tergeletak di lapangan saat mencoba menjangkau pukulan Fadia. Hingga akhirnya, Tiwi/Fadia berhasil memenangkan gim ketiga dengan skor 21-15 di gim ketiga dan lolos ke final Thailand Masters 2026.

[Gambas:Video CNN]

(rhr/rhr/jun)

Read Entire Article
| | | |