Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Agama (Kemenag) bakal menggelar sidang isbat awal Zulhijah 1447 Hijriah untuk menentukan Hari Raya Iduladha di Indonesia pada hari ini, Minggu (17/5).
Dalam unggahan di Instagram Direktorat Jenderal Bimbingan Masyrakat Islam Kementerian Agama @bimasislam membeberkan jadwal serangkaian sidang ini.
"Pantau Sidang Isbat Penetapan Zulhijah 1447 H bersama Kementerian Agama RI, Minggu, 17 Mei 2026," demikian caption dalam unggahan Ditjen Bimas Islam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mereka lalu berujar, "Seminar posisi hilal 16.30 WIB, Sidang Isbat 18.00 WIB, Konferensi Pers Penetapan 1 Zulhijah 19.00 WIB."
Rangkaian sidang isbat akan digelar di gedung Kemenag, Auditorium HM Rasjidi Jakarta Pusat. Kegiatan ini turut disiarkan di Youtube Kemenag dan Bimas Islam TV.
Pemerintah Indonesia menetapkan awal bulan hijriah seperti Ramadan, Syawal, hingga Zulhijah, menggunakan metode gabungan yakni hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pemantauan hilal) untuk menghasilkan keputusan yang komprehensif.
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) memperkirakan awal Zulhijah akan jatuh pada 18 Mei, sehingga Idul Adha atau 10 Zulhijah jatuh pada 27 Mei.
Peneliti BRIN Thomas Djamaluddin menjabarkan saat sidang isbat digelar posisi hilal sudah cukup tinggi di seluruh Indonesia dan hampir di seluruh dunia.
Berdasarkan perhitungan astronomi, kata diax kriteria penetapan awal Zulhijah di Muhammadiyah, pemerintah, hingga Arab Saudi diperkirakan sama-sama terpenuhi.
"Maka, KHGT (Muhammadiyah) sama dengan Ummul Quro (Arab Saudi) sama dengan MABIMS (Pemerintah), awal Zulhijah 1447 sama dengan 18 Mei 2026, dan Idul Adha 27 Mei 2026," ungkap Thomas, Kamis (14/5).
(ans/sfr)
Add
as a preferred source on Google

















































