Kemenhub Pastikan Perjalanan Umrah Masih Berjalan saat Timteng Memanas

4 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan perjalanan umrah ke Arab Saudi masih berjalan normal meski situasi di kawasan Timur Tengah tengah memanas.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan hingga kini Pemerintah Arab Saudi belum menutup akses penerbangan, khususnya ke Jeddah dan Madinah.

"Sampai dengan saat ini untuk yang ke Saudi khususnya Jeddah dan Madinah kan belum ada penutupan," kata Dudy ketika ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (3/3).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menegaskan, penerbangan dari Arab Saudi menuju Indonesia juga masih beroperasi seperti biasa.

"Jadi penerbangan dari Saudi menuju Indonesia masih berjalan normal. Sejauh ini seperti yang di Saudi itu masih dibuka, jadi penerbangan masih berjalan," ujar Dudy.

Pernyataan tersebut sekaligus merespons imbauan Kementerian Haji dan Umrah yang meminta calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda perjalanan mereka.

Dudy menyampaikan Kemenhub terus berkoordinasi dengan maskapai penerbangan terkait kondisi terkini, termasuk skema penanganan apabila terjadi pembatalan atau penundaan penerbangan.

"Kami akan koordinasikan kepada airlines penanganan misalnya pembatalan atau penundaan keberangkatan," ucap Dody.

Ia menjelaskan, maskapai umumnya akan memberikan solusi apabila terjadi pembatalan seperti pengalihan ke penerbangan lain atau penyediaan fasilitas penginapan bagi penumpang di lokasi.

Policy and Program Director Prasasti Piter Abdullah juga turut menyoroti aktivitas haji dan umrah di tengah konflik Timur Tengah tersebut. Menurut dia, aktivitas ibadah tersebut berpotensi terdampak perang AS-Israel ke Iran apabila ketidakpastian global berlangsung lebih lama dan memengaruhi mobilitas internasional.

Di samping itu, aktivitas ibadah tersebut juga memiliki keterkaitan ekonomi yang luas di Tanah Air, mulai dari layanan perjalanan, perhotelan, hingga sektor pendukung lainnya.

Seperti diketahui, sejumlah penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi mengalami pembatalan penerbangan.

"Apabila terjadi pembatasan atau penurunan aktivitas dalam periode yang berkepanjangan, dampaknya tidak hanya dirasakan oleh sektor perjalanan, tetapi juga dapat menimbulkan efek rambatan terhadap pertumbuhan ekonomi domestik," kata Piter dalam keterangan tertulis, Selasa (3/3).

Dalam situasi ini, ia menekankan pentingnya kesiapan pemerintah dalam menyusun berbagai skenario kebijakan.

"Sulit untuk memprediksi ketidakpastian global. Pemerintah perlu menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga, fiskal, dan kepercayaan pasar," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(dhz/ins)

Read Entire Article
| | | |