CNN Indonesia
Jumat, 20 Feb 2026 07:18 WIB
Ilustrasi. Ada beberapa alasan kenapa kangkung jarang masuk menu RS. (iStockphoto/leodaphne)
Jakarta, CNN Indonesia --
Kangkung jadi salah satu sayur populer yang cukup disukai banyak orang. Tapi, kenapa kangkung jarang masuk menu RS?
Pemilihan menu di rumah sakit tentu dilakukan secara selektif. Hal ini dilakukan guna memastikan keamanan pangan serta kesesuaian gizi dengan berbagai kondisi klinis pasien.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ternyata, ada alasan mengapa kangkung jarang diberikan pada pasien yang sedang menjalani rawat inap.
Dosen Departemen Gizi Masyarakat Fakultas Kedokteran IPB University, Hana Fitria Navratilova menyoroti kandungan purin yang ada di dalam kangkung.
"Secara umum, sayuran berdaun memang jarang disajikan pada menu rumah sakit, karena selain alasan praktis seperti penyimpanan dan pengolahan, juga sayuran berdaun cenderung tinggi purin," ujar Hana, mengutip laman IPB University.
Purin sendiri dikenal sebagai senyawa yang dapat meningkatkan kadar asam urat. Selain purin, sayuran berdaun seperti kangkung juga mengandung oksalat dan nitrat.
Alasan lain kenapa kangkung jarang masuk menu RS berkaitan dengan proses penyimpanan dan pengolahan. Sayuran berdaun umumnya harus segera diolah setelah diterima karena tidak dapat disimpan lama.
Oleh karena itu, rumah sakit cenderung memilih jenis sayur yang aman dikonsumsi oleh mayoritas pasien serta lebih mudah dalam hal penyimpanan dan pengolahan.
Selain itu, ada juga alasan potensi risiko kontaminasi logam berat. Jika dikonsumsi melebihi batas aman dan dalam jangka panjang, asupan logam berat bisa menimbulkan gangguan ginjal, hati, hingga memicu pertumbuhan sel kanker.
Kontaminasi logam berat, sebut Hana, tidak terbatas hanya ditemukan pada kangkung. Kontaminasi yang sama juga bisa ditemukan pada pangan lain seperti beras dan seafood.
Yang jelas, rumah sakit akan selalu mengupayakan standar diet yang mengutamakan jenis sayur yang aman bagi sebagian besar pasien.
"Sayuran berdaun mengalami penyusutan volume signifikan setelah dimasak sehingga kurang ideal saat penyajian. Karena itu, sayuran berdaun, tidak terbatas kangkung, jarang digunakan di rumah sakit," pungkas Hana.
Demikian penjelasan mengenai kenapa kangkung jarang masuk menu RS.
(asr)


















































