Komisi XI DPR Restui Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI

3 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Komisi XI DPR menyetujui Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).

Keputusan itu diambil setelah Thomas lolos uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) hari ini, Senin (26/1).

"Dalam rapat internal di Komisi 11, bahwa diputuskan yang menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia, pengganti Bapak Juda Agung yang mengundurkan diri adalah Bapak Thomas AM Djiwandono," ujar Ketua Komisi XI Misbakhun usai rapat internal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, Komisi XI DPR akan membawa nama Thomas untuk disahkan di Sidang Paripurna pada Selasa (27/1) besok.

Menurut Misbakhun, pertimbangan terpilihnya Thomas, salah satunya karena dianggap sebagai figur yang diterima semua partai politik.

"Bapak Thomas tadi juga menjelaskan dengan sangat bagus soal bagaimana perlunya membangun sinergi antara kebijakan moneter dan kebijakan fiskal, sehingga memberikan penguatan terhadap pertumbuhan ekonomi itu seperti apa," ujarnya.

Terkait status Thomas sebagai keponakan Presiden Prabowo Subianto, Misbakhun menilai hal itu bisa dikesampingkan.

"Dia tadi sangat profesional menjelaskan tentang bagaimana kebijakan-kebijakan itu diambil dalam sebuah proses, sehingga kalau menurut saya isu itu (keponakan Prabowo) bisa dikesampingkan, bahwa ada profesionalisme, bahkan closing statement beliau menyampaikan tentang profesionalisme itu menjadi salah satu hal yang kuat, yang ingin beliau jaga," ujarnya.

Misbakhun juga mengingatkan deputi gubernur BI itu adalah jabatan kolektif-kolegial dalam forum Dewan Gubernur.

"Menurut saya, pengalaman di monetary policy itu bisa diperkuat ketika Pak Thomas itu mempunyai pengalaman di fiscal policy.Jadi saling melengkapi," ujarnya.

Thomas hari ini menjalani uji kepatutan dan kelayakan deputi gubernur BI bersama Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran sekaligus Asisten Gubernur BI Dicky Kartikoyono. Sebelumnya, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Solikin M Juhro telah lebih dulu menjalani uji yang sama pada Jumat (23/1) lalu.

[Gambas:Video CNN]

(fln/sfr)

Read Entire Article
| | | |