Kung Fu Soccer Bersaing dengan All Wishes Come True di China

4 hours ago 6

CNN Indonesia

Rabu, 22 Jul 2026 19:30 WIB

Film Animasi All Wishes Come True (2026) Film animasi kembali kuasai box office China. Tahun ini, giliran All Wishes Come True! setelah Ne Zha 2 dan Nobody pada 2025. (CMC Pictures/Pearl Studio)

Jakarta, CNN Indonesia --

Film animasi kembali menguasai box office China. Tahun ini, giliran All Wishes Come True! sukses menggebrak panggung bioskop China setelah Ne Zha 2 dan Nobody pada 2025.

All Wishes Come True! tampil sangat perkasa dengan langsung melampaui angka pendapatan fantastis 200 juta yuan atau setara Rp530,26 miliar dalam akhir pekan pembukaannya setelah rilis pada Sabtu (18/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Variety pada Minggu (19/7) memberitakan film tersebut hanya berada di bawah Kung Fu Soccer yang bertahan di puncak pada akhir pekan lalu, berdasarkan data ARtisan Gateway.

Kung Fu Soccer pada periode itu atau pada pekan keduanya berhasil mengumpulkan 501,1 juta yuan atau setara Rp1,32 triliun.

Global Times pada Minggu (19/7) memberitakan All Wishes Come True tak hanya kuat secara box office, tapi juga mendapat respons sangat luar biasa di situs ulasan populer China, Douban, dengan mengantongi skor 8,3 dari 10.

Angka tersebut untuk sementara menempatkan All Wishes Come True! di peringkat pertama dalam hal ulasan terbaik di antara seluruh film rilisan baru pada musim panas tahun 2026.

[Gambas:Video CNN]

Netizen juga ramai melayangkan pujian dan mengaku terpukau oleh estetika visual khas China yang indah serta adegan seni bela diri tradisional yang intens, hingga diprediksikan menjadi "kuda hitam" di musim ini.

Berbeda dengan narasi mitologi China konvensional, film tersebut justru menyoroti kehidupan fana masyarakat akar rumput dari Eight Immortals sebelum mereka mencapai tingkat ketuhanan.

Sutradara sekaligus penulis skenario Mu Zhengyang mengungkapkan bahwa ia ingin menghidupkan kembali legenda populer The Eight immortals Crossing the Sea lewat karakter fana yang memiliki kekurangan, keinginan pribadi, dan konflik internal, sehingga terasa lebih dekat dengan penonton.

Dari segi visual, Mu mengungkapkan bahwa tim desainnya menarik inspirasi langsung dari lukisan kuno dan cetakan Tahun Baru tradisional, serta menerapkan sistem lima warna klasik China untuk memberikan tampilan orisinal pada setiap tokoh.

Setiap pakaian karakter juga dihiasi motif tersembunyi yang mencerminkan latar belakang mereka, seperti motif harimau pada pakaian Zhongli Quan untuk menunjukkan kepribadiannya yang kompleks.

Begitu pula dengan sulaman teratai pada He Xiangu, serta motif tanaman obat pada jubah Tieguai Li yang dikenal sebagai dewa ahli herbal dalam cerita rakyat.

Aspek koreografi aksi yang menjadi salah satu sorotan utama film ini diarahkan langsung oleh jajaran sutradara bela diri veteran, memadukan gaya kung fu autentik dengan karakter masing-masing tokoh.

Melalui judul bahasa Inggrisnya, All Wishes Come True!, ia ingin menekankan tema inti tentang mengabulkan setiap keinginan, yang jadi motor penggerak transformasi para tokoh dari keegoisan menuju kepahlawanan yang tanpa pamrih.

Ia menegaskan bahwa esensi sejati dari ketuhanan bukan tentang kekuatan atau hidup abadi, melainkan keberanian untuk melindungi sesama.

Belum ada informasi mengenai jadwal tayang All Wishes Come True di bioskop Indonesia. Namun, film ini dijadwalkan tayang global 4 September.

[Gambas:Youtube]

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |