Kurniawan Bisa Ikuti Jejak Fakhri, Jeblok di AFF Garang di Piala Asia

2 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Kurniawan Dwi Yulianto kiranya tak perlu berkecil hati gagal di Piala AFF U-17, sebab ia bisa berkaca dari kisah Fakhri Husaini.

Pada Juli 2017, dalam Piala AFF U-15 2017, Indonesia tidak lolos babak grup. Saat itu Garuda Muda diimbangi Myanmar, lantas takluk dari Australia, Thailand, dan Laos.

Jelas saja semua pihak kecewa. Namun, setelah kegagalan di pentas ASEAN, Fakhri bergerak cepat mencari pemain tambahan untuk menguatkan komposisi yang ada. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya, Indonesia lolos ke putaran final Piala Asia U-16 2018. Indonesia mengalahkan Thailand, Laos, Timor Leste, dan Kepulauan Mariana Utara pada babak kualifikasi di Bangkok, Thailand.

Di putaran final Piala Asia U-16 2018 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, Indonesia menjadi juara Grup C dan lolos ke babak delapan besar.

Ini hasil yang tidak terduga, sebab lawan-lawan pada babak grup adalah Iran, Vietnam, dan India. Dari tiga laga, Indonesia sekali menang dan dua kali imbang.

Hanya saja pada babak delapan besar Indonesia kalah tipis 2-3 dari Australia. Tiket ke semifinal yang berarti lolos ke Piala Dunia U-17 2019, pun ikut melayang. 

Kisah Fakhri yang jeblok di Piala AFF U-15 2017, kiranya bisa menjadi pelajaran bagi Kurniawan. Setelah gagal di Piala AFF U-17 2026, saatnya bangkit di Piala Asia U-17 2026.

Kurniawan punya waktu sekitar dua pekan untuk mempersiapkan tim. Piala Asia U-17 2026 akan berlangsung di Arab Saudi pada 5-22 Mei. Waktu singkat, tetapi bisa dimaksimalkan.

Dalam ajang ini Indonesia tergabung di Grup B bersama Jepang, China, dan Qatar. Ini bukan grup yang mudah. Indonesia sama sekali tidak diunggulkan di grup ini.

Kendati demikian bukan berarti Indonesia tidak punya kesempatan. Nasib Indonesia ada di tangan Kurniawan. Masa dua pekan sebelum kejuaraan jadi sarana membentuk kekuatan.

Bisakah Indonesia lolos babak grup Piala Asia U-17 2026 yang berarti meraih tiket ke Piala Dunia U-17 2026? Kesempatan ada dan tinggal bagaimana Kurniawan menyiasatinya. 

[Gambas:Video CNN]

(abs/rhr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |