Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota DPR Komisi XII dari Fraksi Gerindra Moreno Soeprapto buka suara usai viral video di media sosial yang memperlihatkan dirinya melakukan video call saat rapat.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadi Moreno, ia mengajak sang istri Noorani Sukardi untuk menjelaskan peristiwa itu.
Noorani mengatakan saat itu anaknya baru keluar usai menjalani perawatan di rumah sakit. Sang anak bersikeras untuk menelepon Moreno.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mohon maaf sebelumnya, pada saat itu anak saya baru keluar dari rumah sakit dan dalam masa pemulihan dan rewel karena bapaknya kerja terus dan tidak pernah ada di rumah sehingga minta video call, hanya dalam beberapa detik untuk dikasih lihat bahwa bapaknya lagi kerja," kata Noorani, Minggu (20/9).
Ia memahami jika langkahnya menelepon sang suami bukan keputusan yang tepat. Noorani menyampaikan permintaan maaf atas hal tersebut.
"Sebagai orang tua kami mohon maaf, mohon doanya agar kami bisa menjadi orang tua yang lebih baik lagi dan menjadi pekerja yang lebih baik lagi, menjadi anggota Dewan masyarakat yang lebih baik lagi," katanya.
"Mohon juga pengertiannya sesama orang tua mungkin bisa dimengerti di saat kita sibuk dan tidak ada waktu untuk anak dan anak lagi sakit, kadang kita bikin keputusan yang agak tidak tepat di momen yang tidak tepat. Sekali lagi kami mohon maaf dan mohon doanya supaya kami bisa lebih baik lagi," imbuh dia.
Sementara itu, Moreno mengatakan saat menerima telpon, ia menjelaskan kepada anaknya sedang rapat dan akan menghubungi setelah rapat selesai.
"Pada saat itu saya selesai berbicara dan langsung mendapatkan telepon, saya ingin menjelaskan ke anak saya, Nuha, bahwa papi ini dalam pertengahan rapat nanti setelah selesai papi akan telepon," kata Moreno.
Ia mengatakan tindakan menjulurkan lidah saat video call dilakukan untuk menghibur sang anak.
"Jadi saya menghibur pada saat itu saya sempet bercanda, mungkin lidah saya mengeluarkan dari mulut saya itu sembari mengajak bercanda si Nuha," ujarnya.
Moreno menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya. Ia mengatakan tidak punya maksud untuk melecehkan rapat yang berlangsung.
"Saya sekali lagi bersama istri saya, memohon maaf yang sebesar-besarnya. Tidak ada termaksud niat di hati kami atau hati saya pada saat kerja untuk melecehkan persidangan rapat yang terhormat. Sekali lagi kami mohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dirasa di situ memperlihatkan, menyepelekan ataupun memberikan rasa yang tidak hormat kepada rapat yang terselenggara pada 15 September 2026. Sekali lagi mohon maaf," katanya.
(yoa/gil)


















































