Jakarta, CNN Indonesia --
Ruas jalan hotmix menuju Dermaga Kore, Desa Kore, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima, tengah viral di media sosial setelah kondisinya dilaporkan rusak terkelupas meski baru selesai dikerjakan pada awal Februari 2026. Netizen menilai jangan sampai hujan jadi tersangka.
Proyek perbaikan jalan tersebut bersumber dari anggaran APBD Tahun 2025 sebesar Rp 1,49 miliar. Pengaspalan jalan tersebut telah selesai dilakukan pada 7 Februari 2026.
Namun, belum genap satu bulan sejak pengerjaan, aspal di sejumlah titik dilaporkan telah mengelupas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kondisi ini menjadi sorotan warga dan pengguna jalan, terlebih setelah hujan melanda wilayah tersebut. Video warga merapikan jalan di Bima yang terkelupas itu viral di media sosial pada Minggu (22/2).
Masyarakat mempertanyakan kualitas pengerjaan proyek tersebut, mengingat usia jalan yang masih sangat baru.
Warga berharap pihak terkait segera melakukan evaluasi serta perbaikan agar kerusakan tidak semakin meluas.
Perbincangan di media sosial pun ramai dengan berbagai komentar bernada sindiran.
"Jadikan saja hujan sebagai tersangka, kenapa proyek pemerintah dia rusak...kwek..kwek..kwek... coba kontraktornya saudara atau rekanan anggota dewan kali," tulis seorang netizen.
"Hati-hati, nanti hujan yang dijadikan tersangka," kata netizen lainnya.
"Wkwk daripada di Kampung gue dekat Pemilu baru jalannya dibenerin," ucap netizen lainnya.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun pemerintah daerah terkait penyebab kerusakan tersebut serta langkah penanganan yang akan diambil.
(rhr)


















































