Pecahkan Rekor, Bandara Tersibuk Dunia Tembus 95,2 Juta Penumpang

2 hours ago 2

CNN Indonesia

Minggu, 22 Feb 2026 19:50 WIB

Bandara Internasional Dubai sukses mempertahankan takhtanya sebagai bandara tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional sepanjang tahun 2025. Bandara Internasional Dubai, UEA. (Dok. Badan Pariwisata Dubai)

Jakarta, CNN Indonesia --

Bandara Internasional Dubai (DXB) sukses mempertahankan takhtanya sebagai bandara tersibuk di dunia untuk perjalanan internasional sepanjang tahun 2025.

Otoritas bandara turut mencatat rekor fantastis sebanyak 95,2 juta penumpang transit melalui terminal mereka, seiring dengan booming ekonomi yang terus berlanjut di Uni Emirat Arab (UEA).

Melansir VN Express, lonjakan ini didorong oleh antusiasme perjalanan global pasca-pandemi serta meningkatnya daya tarik Dubai di sektor pariwisata, bisnis, dan real estat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada Senin (23/2), Dubai melaporkan kenaikan jumlah wisatawan sebesar 5% menjadi 19,6 juta orang. Angka ini menandai rekor tertinggi selama tiga tahun berturut-turut.

Bandara milik negara ini merupakan markas bagi maskapai jarak jauh Emirates, yang menjadi mesin penggerak jaringan bisnis "Dubai Inc". Paul Griffiths, CEO Dubai Airports, menyatakan bahwa volume lalu lintas yang memecahkan rekor kini bukan lagi sebuah pengecualian, melainkan "realitas operasional" baru bagi mereka.

Berikut adalah perbandingan data penumpang Dubai International dari tahun ke tahun:

- 2025: 95,2 juta penumpang (Rekor terbaru)
- 2024: 92,3 juta penumpang
- 2023: 86,9 juta penumpang
- 2019: 86,3 juta penumpang (Pra-pandemi)
- 2018: 89,1 juta penumpang

India tetap menjadi tujuan utama bagi penumpang yang terbang dari Dubai International tahun lalu dengan total 11,9 juta penumpang.

Posisi berikutnya diikuti oleh Arab Saudi (7,5 juta) dan Inggris (6,3 juta). Secara total, fasilitas ini melayani 108 maskapai yang terbang ke 291 kota di 110 negara.

Meski ekonomi tumbuh pesat, Dubai kini mulai bergulat dengan dampak dari popularitasnya sendiri. Meningkatnya kemacetan lalu lintas dan lonjakan biaya hidup mulai menekan warga lokal maupun ekspatriat yang menjadi motor penggerak ekonomi kota tersebut.

Sebagai langkah jangka panjang untuk mengatasi kepadatan, Dubai berencana memindahkan seluruh operasional bandara utamanya ke Bandara Internasional Al Maktoum.

Lokasi bandara baru ini berjarak sekitar 45 kilometer dari pusat kota dan dirancang untuk menampung kapasitas yang jauh lebih besar di masa depan.

(wiw)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |