Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sesumbar rangkaian operasi militer di Iran berpotensi dihentikan dalam dua hingga tiga pekan ke depan. Namun, berakhirnya perang Iran melawan agresi AS dan Israel tidak serta-merta membuat aktivitas pelayaran di Selat Hormuz pulih.
Pengiriman minyak mentah dunia melalui Selat Hormuz tidak akan langsung kembali normal, sehingga penurunan harga BBM juga ketersediaan stoknya sejumlah negara tak akan langsung terjadi.
Sejumlah pihak menilai pengiriman tidak akan langsung normal karena masih tingginya biaya asuransi pengiriman menggunakan kapal saat ini akibat adanya premi risiko.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian, para pekerja di bidang maritim juga cenderung enggan berlayar setelah melihat konflik yang telah menelan korban jiwa di kalangan pelaut.
"Pelaut adalah tulang punggung perdagangan," ujar CEO Caravel Group Angad Banga dilansir dari CNN, Rabu (1/4).
Caravel Group merupakan induk dari Fleet Management Ltd., perusahaan manajemen kapal terbesar kedua di dunia.
Menurut Banga, konflik yang menelan korban jiwa tersebut telah menimbulkan efek domino.
Ia memandang upaya meyakinkan para pelaut untuk kembali melaut menjadi tantangan baru. Jika mereka enggan, ini dapat berpotensi pada terganggunya rantai pasok global.
Saat ini, sekitar 90 persen barang manufaktur dunia diangkut melalui jalur laut, sehingga peran pelaut sangat krusial dalam perdagangan global.
Penutupan Selat Hormuz oleh Iran telah berdampak pada ribuan kapal yang beroperasi di kawasan Timur Tengah. Perairan di selat tersebut dilaporkan dipenuhi ranjau dan drone peledak.
Pada awal Maret, kapal kargo asal Thailand Mayuree Naree terkena proyektil yang memicu kebakaran dan memaksa awak kapal dievakuasi.
Sejumlah kru telah kembali ke Thailand, tetapi tiga orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Sejak awal konflik, tercatat sedikitnya tujuh pelaut tewas dan lebih dari belasan kapal menjadi sasaran serangan di sekitar wilayah Iran.
(dhz/pta)
Add
as a preferred source on Google


















































