Jakarta, CNN Indonesia --
Manajer Persikaba Blora, Muhammad Imfron mengatakan bahwa pemainnya, Rizal Dimas Agesta dilarikan ke rumah sakit buntut tendangan brutal kiper PSIR Rembang, Raihan Alfariq di Liga 4 Jawa Tengah, Rabu (22/1).
Dilansir dari detik Jateng, Imfron mengaku Rizal langsung dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit.
"Saat ini masih di IGD," ucap Imfron.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Imfron mengungkapkan Rizal langsung dibawa ke IGD untuk mendapatkan penanganan medis. Ia mengungkap terdapat bekas tendangan di dada Rizal.
"Ada videonya, dilihat saja videonya, sampai membekas di dadanya," ujar dia.
Imfron yang juga Kepala Desa Trembulrejo, Kecamatan Ngawen, ini menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh kiper lawan. Ia mengaku akan melaporkan kejadian tersebut ke Komite Disiplin (Komdis) PSSI.
"Langkah dari klub melaporkan ke Komdis PSSI, untuk dilakukan sanksi seumur hidup," jelasnya.
Insiden tendangan brutal terjadi dalam pertandingan Liga 4 Jawa Tengah (Jateng) antara Persikaba Blora dengan tuan rumah PSIR Rembang di Stadion Krida, Rabu (21/2).
Dalam video yang diunggah akun Instagram @persikabaofficial, awalnya para pemain Persikaba melakukan tendangan bebas. Begitu tendangan dilepaskan, pemain Persikaba yang bernama Rizal Dimas Agesta berusaha menyambut bola.
Namun, di depannya, kiper PSIR Raihan Alfariq juga berusaha menangkap bola. Saat berusaha menangkap bola, kaki Raihan terlalu tinggi dan langsung mengenai dada Rizal hingga tergeletak di kotak penalti.
(jal)

















































