Penumpang Boleh Buka Puasa di LRT Jabodebek, Ini Syaratnya

2 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Perusahaan transportasi LRT Jabodebek mengumumkan kelonggaran kebijakan untuk penumpang dengan memperbolehkan makan di dalam kereta dan area stasiun untuk berbuka puasa, dengan waktu dibatasi mulai azan magrib sampai pukul 19.00 WIB.

Manager of Public Relation LRT Jabodebek Radhitya Mardika menyampaikan kebijakan tersebut adalah bentuk pelayanan kepada pengguna yang ingin tetap nyaman menjalankan ibadah puasa tanpa mengganggu ketertiban perjalanan.

Selain itu, kebijakan tersebut juga untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang masih dalam perjalanan ketika waktu berbuka puasa, terutama saat jam pulang kerja yang menjadi periode mobilitas tertinggi di kawasan Jabodebek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat waktu berbuka, pengguna LRT Jabodebek diperbolehkan mengonsumsi makanan dan minuman ringan seperti kurma, roti, dan air minum. Namun, tidak diperkenankan mengonsumsi makanan berat dan yang berbau menyengat demi menjaga kenyamanan bersama," ujar Radhitya dalam keterangan resmi, Rabu (18/2) dikutip Detikfinance.

Kemudian, LRT Jabodebek juga menyediakan fasilitas air minum gratis di seluruh stasiun yang bisa dimanfaatkan oleh penumpang LRT Jabodebek.

Meski begitu, penumpang tetap diminta untuk menjaga kebersihan selama berbuka puasa di dalam kereta.

"Sampah sisa makanan dan minuman diminta untuk disimpan terlebih dahulu dan dibuang di tempat sampah yang tersedia di stasiun tujuan," imbuhnya.

LRT Jabodebek juga tetap melayani perjalanan dengan normal sebanyak 430 perjalanan pada hari kerja (weekday) dan 270 perjalanan pada akhir pekan (weekend), hari libur nasional, serta cuti bersama.

KAI berharap melalui kebijakan ini pengguna LRT Jabodebek dapat menjalankan ibadah puasa lebih nyaman tanpa mengurangi aspek keselamatan, ketertiban, dan efisiensi perjalanan.

[Gambas:Video CNN]

(fln/ins)

Read Entire Article
| | | |