Penyebab Rentetan Gempa Dahsya di Dunia Hari Ini

2 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Empat gempa dahsyat terjadi di tiga negara dalam waktu berdekatan pada Kamis (25/6) WIB. Kenapa banyak gempa bumi dahsyat hari ini, dan apakah gempa ini berkaitan?

Gempa dahsyat bermagnitudo 7,5 mengguncang Venezuela pukul 05:05 WIB pada Kamis (26/6) pagi. Berpusat di darat pada jarak 23 kilometer tenggara Yumare dengan kedalaman 10 kilometer, gempa ini dipicu oleh mekanisme sesar geser.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua gempa dahsyat terjadi Venezuela dengan berjarak hanya 39 detik. Gempa bumi magnitudo 7,2 melanda sekitar 160 km (100 mil) sebelah barat Caracas, diikuti gempa susulan magnitudo 7,5 sekitar 39 detik kemudian.

Dua gempa dahsyat itu membuat banyak bangunan runtuh. Presiden interim Venezuela, Delcy Rodriguez, mengumumkan keadaan darurat nasional dan meminta dana dari organisasi multilateral untuk mendukung upaya pemulihan.

"Kami menyampaikan belasungkawa kami kepada mereka yang sayangnya telah kehilangan anggota keluarga," kata Rodriguez dalam pidato nasional, tanpa memberikan angka pasti untuk jumlah korban jiwa atau luka-luka.

Berselang 25 menit, tepatnya pukul 05:30 WIB, giliran Jepang bagian utara yang diguncang gempa kuat Magnitudo 6,9. Berbeda dengan dua gempa sebelumnya, titik episenter gempa Jepang ini terletak di laut, sekitar 35 kilometer sebelah timur-timur laut Kuji dengan kedalaman menengah 51,7 kilometer.

Sementara di Amerika Serikat, gempa juga terjadi di California Utara, yang diguncang gempa berkekuatan Magnitudo 5,6 pada Rabu (24/6) malam pukul 22.10 WIB. Pusat gempa berada di darat pada jarak 11 kilometer arah utara Redwood Valley dengan kedalaman sangat dangkal, yaitu 8.9 kilometer.

Lalu, kenapa terjadi banyak gempa bumi di seluruh dunia hari ini?

Dikutip dari CNN, gempa bumi yang terjadi di tiga negara itu tidak berkait. Seismolog dari Institut Teknologi California, Dr. Lucy Jones, mengatakan gempa bumi terjadi pada sistem patahan dan batas lempeng yang terpisah, artinya satu gempa tidak memicu gempa lainnya.

Jones mengatakan gempa bumi besar yang terpisah ribuan mil umumnya tidak meningkatkan kemungkinan terjadinya gempa besar lainnya di tempat lain.

Waktu kejadian mungkin kebetulan, tetapi lokasinya tidak. Setiap gempa bumi terjadi di sepanjang batas lempeng aktif yang terkenal di mana tekanan telah menumpuk selama beberapa dekade atau bahkan berabad-abad.

Di wilayah tersebut, gempa bumi besar merupakan bagian yang diharapkan dari siklus alam, meskipun memprediksi secara tepat kapan gempa akan terjadi tetap tidak mungkin.

(bow/bow)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |