Peringatan BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Meluas Sepekan ke Depan

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut memperkirakan hujan lebat akan meluas selama sepekan ke depan, salah satunya dipicu aktivitas Monsun Asia.

"Monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat terhadap kondisi cuaca di Indonesia, paling tidak hingga dasarian kedua Februari," tulis BMKG dalam Prospek Cuaca Mingguan Periode 10 Februari-16 Februari.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oleh karena itu, potensi cuaca di wilayah Indonesia bagian selatan diprakirakan akan mengalami peningkatan yang signifikan untuk terjadinya hujan dengan intensitas yang cukup tinggi," tambahnya.

Dalam sepekan ke depan, BMKG memperkirakan sejumlah dinamika atmosfer dari skala global hingga skala lokal masih dominan terhadap cuaca di Indonesia.

Pada skala global, El Niño-Southern Oscillation (ENSO) menunjukkan fase La Niña lemah, dengan SOI tercatat +11.6 dan indeks Niño 3.4 sebesar −0.75.

Indikator tersebut mengarah pada peningkatan aktivitas konvektif, terutama di kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, sirkulasi siklonik diprediksi terbentuk di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Lampung, dan Laut Coral. Sistem ini menginduksi terbentuknya daerah konvergensi di wilayah Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Sumatra Utara, dan Samudra Hindia barat Lampung.

BMKG juga memperkirakan daerah konvergensi lain terbentuk di Pesisir selatan Jawa Barat hingga Pesisir selatan Jawa Timur, Pesisir selatan Kalimantan Selatan hingga Selat Makassar bagian selatan, Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Tenggara, dan Papua Selatan hingga Papua Nugini.

"Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar Siklon Tropis/sirkulasi siklonik, dan di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut," jelas BMKG.

Dalam beberapa hari ke depan, BMKG juga memantau adanya pergerakan seruakan dingin (cold surge) seiring dengan penguatan Monsun Asia. Kondisi tersebut terlihat dari nilai Indeks Surge yang diprakirakan signifikan, disertai peningkatan angin utara serta indeks CENS (Cross Equatorial Northerly Surge) yang berada pada kategori tinggi.

Lebih lanjut, gelombang atmosfer diprediksi aktif di sebagian wilayah Indonesia, yaitu Gelombang Kelvin yang terdeteksi aktif di sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa, Kalimantan bagian selatan dan utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan dan Papua Selatan.

Kemudian, Gelombang Rossby Ekuator dalam sepekan kedepan juga terpantau aktif di wilayah sebagian besar wilayah Sumatera, Jawa, Bali, NTT, NTB, Kalimantan, Sulawesi, sebagian Maluku dan Maluku Utara, sebagian besar Papua.

Selama sepekan ke depan, cuaca Indonesia didominasi hujan ringan hingga hujan sedang. Namun, ada beberapa wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat.

Berikut daftar wilayah berpotensi hujan lebat hingga sangat lebat selama sepekan ke depan:

10-12 Februari

Hujan lebat-sangat lebat

- Kepulauan Bangka Belitung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Barat
- Sulawesi Selatan
- Maluku Utara
- Papua Pegunungan
- Papua

Angin kencang

- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Kalimantan Barat
- Kalimantan Tengah
- Nusa Tenggara Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua Selatan

13-16 Februari

Hujan lebat-sangat lebat

- Jawa Timur
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Maluku Utara
- Papua Pegunungan

Angin kencang

- Bengkulu
- Lampung
- Banten
- DKI Jakarta
- Jawa Barat
- Jawa Tengah
- Daerah Istimewa Yogyakarta
- Jawa Timur
- Bali
- Nusa Tenggara Barat
- Nusa Tenggara Timur
- Kalimantan Timur
- Sulawesi Selatan
- Sulawesi Tenggara
- Maluku
- Papua Selatan

(lom/dmi)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |