Pertamina Sepakat Kembangkan Teknologi Rendah Karbon dengan Korsel

6 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

PT Pertamina (Persero) (Pertamina) menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan POSCO International Corporation untuk mengembangkan solusi energi rendah karbon. Kesepakatan ini bertujuan menjajaki pengembangan dan potensi penerapan teknologi rendah karbon di Indonesia dan Korea Selatan (Korsel).

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri bersama Kye-In Lee, Chief Executive Officer POSCO International di Korsel pada Selasa (1/4) waktu setempat. Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Korea Selatan terkait kerja sama bilateral antara kedua negara.

Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menyampaikan melalui kerja sama ini, Pertamina terus memperkuat kolaborasi global dalam pengembangan teknologi rendah karbon, serta mendukung upaya percepatan transisi energi yang berkelanjutan, dan memperkuat ketahanan energi nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kolaborasi ini menjadi langkah penting bagi Pertamina untuk mempercepat pengembangan ekosistem teknologi rendah karbon di Indonesia, dengan pemanfaatan teknologi CCS/CCUS, pengembangan hidrogen biru, hingga energi baru terbarukan yang diharapkan dapat mendukung target penurunan emisi, sekaligus membuka peluang ekonomi karbon di masa depan," ujar Simon.

Melalui MoU ini, kedua perusahaan akan mengeksplorasi potensi kolaborasi dalam pengembangan dan penerapan teknologi rendah karbon, khususnya pada pengembangan Carbon Capture Storage (CCS) dan Carbon Capture Utilization and Storage (CCUS), pengembangan Blue Hydrogen/Ammonia, serta potensi kerja sama pada sektor Energi Baru dan Terbarukan (EBT).

Kerja sama antara lain mencakup kajian aspek teknis pada rantai teknologi rendah karbon, serta kajian non teknis untuk penerapan teknologi terkait.

Sinergi Pertamina dan POSCO International diharapkan dapat meningkatkan kerja sama bilateral dalam mencapai target penurunan emisi karbon guna mendukung target Pemerintah untuk Net Zero Emission (NZE).

(rea/rir)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |