PMI Temukan Banyak Pemudik Alami Hipertensi dan Kolesterol

5 hours ago 8

CNN Indonesia

Kamis, 19 Mar 2026 21:40 WIB

PMI mencatat banyak pemudik di Terminal Kampung Rambutan mengalami hipertensi dan kolesterol saat cek kesehatan gratis. Ilustrasi. PMI sebut hipertensi dan kolesterol paling banyak dialami pemudik. (ANTARA FOTO/Abriawan Abhe)

Jakarta, CNN Indonesia --

Suasana mudik Lebaran yang identik dengan perjalanan panjang dan padatnya aktivitas rupanya menyimpan risiko kesehatan tersendiri. Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Jakarta Timur menemukan banyak pemudik mengalami tekanan darah tinggi hingga kadar kolesterol yang meningkat.

Temuan tersebut didapat dari layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dibuka di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur. Perawat PMI Cabang Jakarta Timur, Ahmad Zulfikar, mengatakan dua kondisi yang paling sering terdeteksi adalah hipertensi dan kolesterol tinggi.

"Memang yang lebih banyak ditemukan di sini itu tekanan darah tinggi dan kolesterol," ujar Ahmad, Kamis (19/3) mengutip Antara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, pemudik yang mengalami hipertensi umumnya mengeluhkan sakit kepala hebat. Kondisi ini diduga berkaitan dengan kurangnya waktu istirahat sebelum melakukan perjalanan.

Musim mudik memang menuntut energi ekstra. Banyak orang harus berburu tiket sejak dini hari, bahkan memulai perjalanan sejak pagi, yang berujung pada kelelahan fisik.

"Dari hasil pemeriksaan, tekanan darah tinggi yang kami temukan berkisar di angka 140 sampai 150 ke atas," jelasnya.

Sementara itu, tingginya kasus kolesterol pada pemudik juga tidak lepas dari pola hidup selama bulan puasa. Ahmad menyebut konsumsi makanan berminyak seperti gorengan, kurang minum air putih, serta minimnya aktivitas fisik menjadi faktor pemicu utama.

Tak hanya itu, PMI juga menemukan sejumlah kasus luka ringan di area terminal, seperti lecet hingga cedera pada kaki dan lutut akibat terjatuh.

Untuk membantu pemudik memantau kondisi kesehatannya, PMI menyediakan layanan pemeriksaan gratis sejak 13 Maret 2026 hingga H+7 Lebaran. Di stan tersebut, petugas melakukan berbagai pemeriksaan, mulai dari tekanan darah, saturasi oksigen, kadar gula darah, hingga asam urat dan kolesterol.

Ahmad mengatakan layanan ini juga bersifat fleksibel. Petugas tidak hanya berjaga di satu titik, tetapi juga berpotensi berkeliling ke area terminal maupun titik mudik lainnya.

"Hanya saja terdapat kemungkinan kami akan melakukan mobilisasi, jadi mengelilingi terminal atau titik mudik lainnya," katanya.

Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program pemerintah dalam menciptakan mudik yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Lebih dari itu, PMI ingin memastikan setiap pemudik berangkat dalam kondisi sehat dan siap menjalani perjalanan panjang menuju kampung halaman.

(tis/tis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |