Prabowo: Ada Pengamat yang Tak Suka Pemerintahnya Sendiri Berhasil

2 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto menilai sebagian pengamat memiliki sikap yang tidak mendukung keberhasilan pemerintah.

Ia menyebut ada pihak-pihak yang menurutnya justru tidak menyukai ketika pemerintah mampu menjalankan program dengan baik.

Prabowo mengatakan kritik dan perbedaan pendapat dalam demokrasi adalah hal yang wajar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, ia menilai ada pengamat yang menyampaikan pandangan dengan motivasi tertentu yang justru menimbulkan kecemasan di masyarakat.

"Ya, ini pengamat-pengamat ada beberapa macam menurut saya. Ada pengamat yang memang tidak suka pemerintahnya sendiri berhasil karena berbagai motivasi, tapi menurut saya sikap mereka itu sikap yang sempit, bukan sikap patriotik," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta Pusat, Jumat (13/3).

Ia menilai sebagian kritik muncul karena faktor persaingan politik atau kepentingan tertentu yang merasa dirugikan ketika pemerintah melakukan penertiban, termasuk terhadap praktik korupsi.

"Mungkin karena (mereka) merasa kalah tidak punya kekuasaan atau ada pihak yang hilang rezeki, ya terutama maling-maling, koruptor-koruptor. Mereka merasa rugi dong dengan pemerintah kita yang mau tertibkan," ujarnya.

Prabowo juga menyebut pemerintah memiliki berbagai laporan dan data yang menjadi dasar dalam mengambil langkah kebijakan.

"Saya juga punya data-data intelligence. Kalau dulu saya di luar pemerintah, sekarang saya presidennya, jadi tiap hari saya dapat laporan intel. Jadi saya sudah tahu siapa yang biayai-biayai," kata dia.

Kendati demikian, Prabowo menegaskan pemerintah saat ini tetap mengedepankan pendekatan yang meyakinkan publik dengan berbasis bukti.

Menurut Sang Kepala Negara, masyarakat pada akhirnya dapat menilai sendiri langkah pemerintah apabila disampaikan secara transparan dan didukung data.

Ia juga mengingatkan perbedaan pendapat dan persaingan politik merupakan bagian dari demokrasi, terutama dalam pemilihan umum yang berlangsung secara periodik. Namun setelah proses politik selesai, ia menilai seluruh pihak seharusnya kembali bersatu untuk menjaga stabilitas negara.

Prabowo mengibaratkan Indonesia sebagai kapal besar yang harus dijaga bersama oleh seluruh elemen bangsa.

"Ini kan satu kapal. Kalau kapalnya oleng, mereka juga oleng. Harusnya negara ini kalau sudah selesai pertandingan-pertandingan itu kita bersatu kompak menyelamatkan kapal besar kita, kapal yang namanya Republik Indonesia," ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah juga telah menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi tantangan global maupun domestik yang berpotensi memengaruhi kondisi negara.

Menurut Prabowo, Indonesia telah beberapa kali melewati krisis besar di masa lalu, sehingga ia meyakini negara memiliki kekuatan untuk menghadapi tantangan yang ada.

"Saya yakin kita akan tambah kuat menurut pendapat saya," ujar dia.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |