Prabowo Siapkan Rp4 T untuk Bangun Flyover dan Perbaiki Perlintasan KA

13 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden RI Prabowo Subianto akan mengucurkan anggaran sekitar Rp4 triliun guna membangun flyover dan memperbaiki ribuan perlintasan kereta api sebidang pasca-insiden tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo dan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).

Langkah ini disampaikan langsung oleh Presiden usai meninjau kondisi puluhan korban kecelakaan yang tengah dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Selasa (28/4) pagi.

"Jadi saya sudah setujui segera dibangun flyover langsung oleh bantuan Presiden," ujar Prabowo di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Selasa (28/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo kemudian menyampaikan belasungkawa seraya memastikan bahwa pihak berwenang akan segera mengusut tuntas peristiwa nahas tersebut.

"Saya hari ini saya datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin, kaget, dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemda. Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo tingginya risiko keselamatan warga bermula dari banyaknya perlintasan kereta api yang dibiarkan tanpa penjagaan.

"Tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya, banyak yang tidak dijaga. Kita segera mengatasi," ujar Prabowo.

Tak hanya terfokus di Bekasi, perbaikan infrastruktur pengamanan ini juga akan dieksekusi secara masif di 1.800 titik rawan lintas Jawa yang diklaim belum tersentuh perbaikan sejak era kolonial.

Demi menjamin keselamatan mobilitas masyarakat, pemerintah siap menggelontorkan dana triliunan rupiah untuk mengeksekusi proyek tersebut.

"Sekarang lah, segera kita selesaikan semua itu. Saya sudah perintahkan segera kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya, dengan apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan flyover, ya," ujar Prabowo.

"Pelaksanaannya kita tunjuk, mari kita perhitungkan sekitar hampir Rp4 T ya, Rp4 triliun. Demi keselamatan dan demi karena itu sangat penting, kita sangat perlu kereta api, ya kita harus keluarkan itu," sambungnya.

Dalam kunjungan tersebut, Prabowo juga memastikan bahwa sekitar 54 korban kecelakaan telah tertangani secara maksimal oleh tenaga medis, di mana sebagian korban yang mengalami luka ringan sudah diperbolehkan pulang.

"Sebagian sudah dikembalikan, sebagian sudah diurus. Pokoknya semuanya itu sudah diurus," kata Prabowo.

Terkait kompensasi, ia menjamin seluruh korban terdampak insiden ini akan menerima bantuan dari pemerintah.

"Nanti ada semuanya ada kompensasi ya," ujarnya.

(kna/har)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |