Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Keempat Timor Leste Fransisco Lu Olo Guterres meninggal dunia pada Senin (22/6).
Timor Leste menetapkan masa berkabung selama sepekan untuk penghormatan terakhir kepada Guterres.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabar lainnya, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengundurkan diri dari jabatannya setelah partai yang ia pimpin mulai mempertanyakan kepemimpinannya.
Berikut sejumlah berita dunia dalam 24 jam terakhir yang terangkum dalam Kilas Internasional Selasa (23/6) pagi ini.
Presiden Guterres Meninggal Dunia
Timor Leste menetapkan sepekan hari berkabung sebagai bentuk penghormatan terakhir terhadap eks Presiden Francisco Lu Olo Guterres yang meninggal dunia pada Senin (22/1).
Pemerintah Timor Leste menggunakan resolusi 4/24 tertanggal 3 Juli dalam mendeklarasikan masa berkabung ini.
"Masa berkabung nasional telah diumumkan di seluruh negeri, sebagai tanda duka cita atas meninggalnya Dr. Francisco Guterres Lú Olo, mantan Presiden Republik Demokratik Timor-Leste," demikian isi pasal 1 dalam resolusi tersebut, dikutip situs resmi pemerintah.
Mereka lalu berujar, "Masa berkabung nasional dimulai pukul 15.00 pada tanggal 22 Juni dan berakhir tengah malam pada tanggal 28 Juni."
Kronologi Cekcok Trump vs PM Italia Perkara Klaim Ngebet Foto Bareng
Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menjadi sorotan karena cekcok yang terus memanjang usai konferensi tingkat tinggi (KTT) G7 di Prancis.
Ribut-ribut itu bermula usai Trump mengeklaim Meloni memohon-mohon untuk bisa foto bersama dirinya.
"Dia kelihatannya senang saya berbicara dengannya. Sebenarnya saya tak perlu bicara," kata Trump saat di wawancara media Italia, La7, di sela KTT G7, Jumat (19/6).
Dalam pernyataan video yang dirilis ke publik, Meloni membantah klaim Trump. Dia juga menyayangkan sikap sekutunya itu.
"Ada satu hal yang harus dia ingat: Italia dan saya tidak mengemis," ujar Meloni.
PM Inggris Keir Starmer Mengundurkan Diri dari Jabatan
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (22/6).
Dalam pidatonya di depan Downing Street 10th pada Senin pagi waktu London, Starmer mengatakan ia juga telah menyatakan keputusannya untuk mengundurkan diri kepada Raja Charles III.
"Setiap keputusan yang saya ambil selalu didasarkan pada kepentingan negara yang saya cintai. Karena itulah saya memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai pemimpin Partai Buruh," kata Starmer dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh BBC.
(tim/bac)
Add
as a preferred source on Google


















































