CNN Indonesia
Minggu, 28 Jun 2026 03:30 WIB
Ilustrasi. Miliki penis dengan panjang kurang dari 1 cm, pria di AS ini buka donasi untuk operasi pembesaran. Kondisi mikropenis membuatnya mengalami inkontinensia. (iStockphoto)
Jakarta, CNN Indonesia --
Seorang pria asal North Carolina, Amerika Serikat, yang mengaku memiliki penis terkecil di dunia, kini meminta dukungan publik untuk menjalani operasi pembesaran.
Pria bernama Michael Phillips ini menggalang dana secara daring agar bisa menjalani prosedur medis. Prosedur ini disebutnya penting untuk membantu fungsi buang air kecil dan meningkatkan kualitas hidup.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diberitakan The Guardian, Phillips memiliki kondisi mikropenis yang disebutnya hanya berukuran 0,38 inci atau sekitar 0,97 sentimeter saat ereksi penuh.
Jika tidak menjalani tindakan medis, ia mengaku harus terus menggunakan popok dewasa setiap hari karena masalah inkontinensia, alias kondisi tak mampu mengendalikan urine ataupun feses.
"Ini menjadi sumber frustrasi dan rasa malu setiap hari, terutama saat bepergian yang saya sukai, dan ini memengaruhi kepercayaan diri serta kemandirian saya," tulis Phillips dalam kampanye penggalangan dana di GoFundMe berjudul Help Michael Get Micropenis Enlargement Procedure.
Dalam halaman donasi tersebut, Phillips menyebut telah menabung semampunya untuk membiayai operasi dan suntikan. Kedua tindakan ini diyakininya dapat menambah ukuran serta membantunya menggunakan toilet dengan lebih normal.
Namun, ia tetap meminta bantuan masyarakat yang memahami beratnya kondisi tersebut untuk menutup sisa biaya perawatan.
Pria berusia 38 tahun itu menegaskan, prosedur ini bukan penyembuhan total bagi mikropenis yang dialaminya. Meski demikian, menurutnya operasi itu setidaknya bisa membantunya menjalani hidup dengan lebih bermartabat dan mandiri.
Hingga Jumat (27/6) pagi waktu setempat, dana yang terkumpul disebut telah melampaui US$9.500 (setara Rp169,6 juta). Jumlah ini masih jauh dari target kampanye yang tercantum sebesar US$22.000 atau setara Rp393 juta.
Kepada The Guardian, Phillips membenarkan dirinya memang membuat kampanye tersebut, tetapi belum langsung menanggapi permintaan komentar lebih lanjut. Seorang juru bicara GoFundMe juga menyatakan bahwa platform telah memverifikasi kampanye itu.
Adapun penggalangan dana ini muncul setelah Phillips sempat menjadi sorotan besar pada akhir Februari 2026. Saat itu, ia sempat mengaku kepada TMZ bahwa dirinya menantang siapa pun di dunia untuk membuktikan memiliki penis lebih kecil darinya.
Menurut Phillips, tantangan itu bukan sekadar sensasi, melainkan bentuk advokasi untuk menolak body shaming terhadap penyandang mikropenis. Ia juga ingin meningkatkan kesadaran publik tentang tantangan hidup dengan kondisi yang sangat langka tersebut.
Bagi yang belum tahu apa itu mikropenis, menurut Healthline, ini merupakan kondisi penis pada pria dewasa yang berukuran kurang dari 3 inci atau 7,5 cm saat diregangkan sepenuhnya.
Phillips mengatakan kondisi mikropenis juga membuat kehidupan seksualnya terdampak berat. Ia hampir kehilangan kepercayaan diri untuk mendekati orang baru, terutama perempuan.
(rti)
Add
as a preferred source on Google


















































