Jakarta, CNN Indonesia --
Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani mengungkapkan kunci keberhasilannya lolos ke semifinal Swiss Open 2026 usai mengalahkan Pitchamon Opatniputh.
Putri KW melaju ke semifinal Swiss Open 2026 setelah mengalahkan wakil Thailand Pitchamon Opatniputh dua gim langsung 21-18, 21-19 di St. Jakobshalle, Basel, Jumat (13/3).
Putri mengaku bersyukur dapat mengamankan kemenangan meski sempat berada dalam tekanan, terutama pada gim kedua saat tertinggal cukup jauh dari lawannya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk keseluruhan tidak menyangka bisa ambil gim kedua karena dari awal sudah tertinggal jauh," kata Putri dalam keterangan resmi PP PBSI dikutip dari Antara, Sabtu (14/3).
Menurut Putri, lawannya juga mampu mengatur tempo dengan memperlambat pola permainan sehingga ia harus lebih sabar dalam mengembangkan strategi.
"Dia bermain sangat baik. Dengan postur yang tinggi dan jangkauan panjang, jadi kalau saya menyerang atau mengembalikan bola dia cukup tenang untuk menetralkan. Defense dia di gim kedua juga sudah lebih siap, selain itu dia juga melambatkan pola permainan," ujarnya.
"Saya cukup senang bisa keluar dari tekanan yang ada di lapangan tadi. Cukup berat mengejar banyak poin ketinggalan tapi dengan coba sabar dan tidak buru-buru menyerang serta mencoba variasi pukulan panjang," katanya.
Di semifinal, Putri akan menghadapi pemain Jepang Nozomi Okuhara. Ia memperkirakan pertandingan akan kembali berlangsung ketat dan menguras tenaga.
"Lawan Okuhara yang pasti harus siap capek lagi seperti hari ini dan kemarin. Pasti bolanya juga akan lebih sulit dan tidak gampang mati. Dia punya spekulasi-spekulasi yang cukup baik," ujar Putri.
Putri juga mengaku menikmati suasana Swiss selama mengikuti turnamen tersebut. "Swiss negara yang cukup bagus dan udaranya bersih. Cukup menyenangkan bisa ada di sini," katanya.
(jun)
Add
as a preferred source on Google


















































