CNN Indonesia
Selasa, 03 Feb 2026 18:00 WIB
Wagub DKI Rano Karno mengungkapkan asal usul Kota Tua Jakarta dipilih jadi lokasi syuting Extraction: Tygo yang dibintangi Lisa BLACKPINK. (dok. Netflix)
Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengungkapkan asal usul pemilihan Kota Tua Jakarta sebagai lokasi syuting Extraction: Tygo, film laga yang dibintangi Lisa BLACKPINK dan Ma Dong-seok.
Syuting tersebut membuat kawasan sekitar Kota Tua ditutup dan ada rekayasa lalu lintas sejak akhir Januari hingga awal Februari 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa mereka syuting di situ? Itu lahir dari Festival Film Cannes (Prancis). Kami tahun lalu, buka booth (stan) di Festival Film Cannes. Mei 2025, kami ikut lagi," kata Rano di Jakarta, Selasa (3/2).
Menjadikan Jakarta sebagai lokasi syuting film internasional diakui pihak Jakarta Experience Board (JXB) berdasarkan arahan Rano yang ingin menjadikan Jakarta sebagai kota sinema, salah satu lokasinya Kota Tua.
Rano mengatakan semula ingin menutup rapat informasi terkait syuting film berjudul Extraction: Tygo di kawasan Kota Tua, mulai akhir Januari hingga Februari 2026.
Dia bahkan sudah minta jajarannya untuk tak memberikan informasi apapun terkait film. Hal tersebut dikarenakan Rano paham ada unsur kerahasiaan dalam pembuatan film.
"Saya tahu, film harus dilahirkan confidential. Kalau mau promo, Jakarta lebih berhak promo tentang kehadiran Lisa BLACKPINK. Saya sudah bilang ke dinas, tidak boleh satu orang pun bicara, akan ada syuting Korea, bintangnya siapa," kata Wagub.
Namun informasi tersebut akhirnya diketahui publik pekan lalu atau akhir Januari 2026, setelah informasi pengalihan lalu lintas pada 28 dan 29 Januari 2026 serta 1-7 Februari 2026 di Jalan Cengkeh.
Simpang Jalan Kunir hingga simpang Jalan Nelayan Timur ditutup pada pukul 05.00-19.00 WIB. Spanduk pengumuman rekayasa lalu lintas pun masih terpasang di ujung Jalan Kunir yang sempat digunakan sebagai lokasi syuting.
Kota Tua menjadi tempat untuk pengambilan gambar film Tygo, salah satunya Gedung Jasindo.
Gedung yang memiliki arsitektur khas Art Deco ini difungsikan sebagai salah satu set utama untuk adegan di Jakarta pada 28 Januari. Area di sisi kiri Cafe Batavia juga digunakan untuk proses produksi film ini.
Selain itu, ruas Jalan Kunir dan Kemukus sempat ditutup pada 28 hingga 29 Januari untuk keperluan syuting dan keamanan kru.
Jalan Nelayan, Cengkeh, dan Kalibesar Barat dijadwalkan akan menjadi area syuting selanjutnya pada 1 hingga 7 Februari, yang akan disertai dengan rekayasa lalu lintas oleh kepolisian setempat.
(antara/chri)

















































