Respons Danantara soal Target Laba 7 Persen dari Ribuan Aset BUMN

3 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Chief Investment Officer (CIO) Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Pandu Sjahrir merespons target tingkat laba atas aset BUMN (return on asset/ROA) sebesar 7 persen yang diminta Presiden Prabowo Subianto.

Ia menyatakan target tersebut akan diikuti dengan pengetatan standar investasi serta fokus pada proyek dengan imbal hasil lebih tinggi.

"Ya bagus, dengan adanya ekspektasi lebih tinggi, juga kita akan fokus kepada proyek-proyek yang lebih higher return dengan impact yang sama. Kita juga sekarang barrier-nya akan lebih tinggi lagi, standar-standarnya dinaikin," ujar Pandu di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta Selatan, Jumat (13/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pandu menegaskan angka yang disampaikan pemerintah tersebut kini menjadi target baru bagi lembaga pengelola investasi negara itu.

"Ya, dikasih angka segitu, ya itu targetnya, kan sudah Januari. Ya angka itulah sekarang menjadi ROA yang baru," ujarnya.

Presiden Prabowo sebelumnya meminta Danantara menargetkan ROA sebesar 7 persen seiring evaluasi terhadap kinerja lembaga yang dinilai menunjukkan peningkatan signifikan sejak dibentuk pada Februari 2025.

Prabowo menyatakan capaian hasil Danantara meningkat hingga empat kali lipat dibandingkan 2024, namun tetap perlu ditingkatkan melalui target yang lebih tinggi.

Dana kelolaan Danantara diperkirakan mencapai Rp15 ribu triliun atau sekitar US$900 miliar. Dengan target ROA 7 persen, laba yang dihasilkan diproyeksikan dapat mencapai sekitar Rp1.000 triliun.

"Saya menuntut return on asset 7 persen. Kenapa senyum? Kepala Danantara (Rosan Roeslani) bisa? Siap? Kok siapnya kurang tegas ini? Siap! Siap! Wah itu, sudah datang siap," ujar Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (13/2).

Pemerintah menilai penetapan target tersebut bertujuan mendorong optimalisasi pengelolaan investasi negara melalui peningkatan efisiensi dan reformasi kelembagaan.

[Gambas:Video CNN]

(del/sfr)

Read Entire Article
| | | |