Selain Ginjal, Ini 4 Organ yang Bisa Didonorkan Saat Kamu Masih Hidup

6 hours ago 2

CNN Indonesia

Kamis, 02 Apr 2026 05:00 WIB

Donor organ bisa dilakukan oleh mereka yang masih hidup. Ilustrasi. Donor organ bisa dilakukan mereka yang masih hidup. Selain satu ginjal, ada beberapa organ yang bisa didonorkan demi memperpajang hidup seseorang. (thinkstock)

Jakarta, CNN Indonesia --

Selama ini banyak orang mengira donor organ hanya bisa dilakukan setelah seseorang meninggal dunia. Padahal, beberapa organ atau bagian organ juga dapat didonorkan saat seseorang masih hidup. Selain ginjal, berikut beberapa organ yang bisa didonorkan oleh pendonor yang masih hidup.

Donor organ menjadi salah satu cara penting untuk membantu menyelamatkan nyawa orang yang mengalami kerusakan organ serius.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui prosedur transplantasi, pasien yang sebelumnya mengalami penyakit berat pada organ tertentu bisa mendapatkan kesempatan hidup yang lebih baik.

Sementara itu, ternyata donor organ bisa dilakukan mereka yang masih hidup selama kondisi kesehatan pendonor dinilai cukup baik oleh tenaga medis. Lantas, organ apa saja yang bisa didonorkan?

Mengutip dari laman Organ Donor, hanya beberapa organ yang bisa didonorkan sebab tubuh manusia tetap membutuhkan organ vital untuk bertahan hidup.

Berikut beberapa organ atau bagian organ tertentu masih bisa didonasikan.

  • Satu ginjal
  • Sebagian hati
  • Sebagian paru-paru
  • Sebagian pankreas
  • Sebagian usus

Ginjal menjadi organ yang paling sering didonasikan oleh pendonor hidup. Hal ini karena manusia dapat hidup sehat hanya dengan satu ginjal yang berfungsi dengan baik.

Selain itu, hati juga termasuk organ yang cukup sering didonasikan sebagian. Organ ini memiliki kemampuan regenerasi, sehingga bagian hati yang tersisa pada pendonor dapat tumbuh kembali.

Dalam beberapa kasus yang lebih jarang, seseorang juga dapat mendonorkan sebagian paru-paru atau pankreas.

Donor organ setelah meninggal dunia

Selain donor hidup, transplantasi organ juga dapat berasal dari pendonor yang telah meninggal dunia. Menurut Cleveland Clinic, organ yang dapat didonorkan setelah kematian antara lain:

  • Jantung
  • Dua paru-paru
  • Dua ginjal
  • Hati
  • Pankreas
  • Usus

Selain organ, beberapa jaringan tubuh juga dapat didonorkan seperti,

  • kornea mata,
  • katup jantung,
  • tulang,
  • kulit,
  • pembuluh darah,
  • tendon, dan ligamen.

Beberapa transplantasi bahkan dapat melibatkan bagian tubuh lain seperti tangan atau wajah dalam kondisi tertentu.

Siapa yang bisa menjadi donor organ?

Hampir setiap orang sebenarnya berpotensi menjadi pendonor organ. Tidak ada batasan usia yang benar-benar mutlak untuk donor organ setelah meninggal dunia.

Hal yang paling penting adalah kondisi kesehatan organ yang akan didonorkan. Tenaga medis akan melakukan berbagai pemeriksaan untuk memastikan organ tersebut masih sehat dan aman untuk ditransplantasikan.

Ilustrasi Cek Kesehatan di dokterIlustrasi. Donor organ tidak bisa sembarangan dilakukan. Pendonor harus memiliki kecocokan medis dengan penerima organ. (Shutterstock)

Sementara itu, untuk menjadi pendonor hidup, seseorang umumnya harus memenuhi persyaratan sebagai berikut.

  1. Berusia minimal 18 tahun
  2. Memiliki kondisi fisik dan mental yang sehat
  3. Memahami risiko serta proses donor organ
  4. Tidak berada di bawah tekanan pihak lain
  5. Memiliki kecocokan medis dengan penerima organ

Proses transplantasi organ sendiri melibatkan serangkaian tahapan medis yang cukup kompleks, mulai dari pemeriksaan kesehatan pendonor, pencocokan dengan penerima organ, hingga prosedur operasi transplantasi.

Kebutuhan transplantasi organ di berbagai negara masih jauh lebih besar dibandingkan jumlah donor yang tersedia. Hal ini membuat donor organ menjadi salah satu bentuk bantuan kemanusiaan yang sangat penting bagi pasien dengan penyakit organ stadium akhir.

(anm/els)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |