Maros, CNN Indonesia --
Seorang pendaki bernama Reski menemukan benda diduga serpihan pesawat ATR 42-500 di puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, setelah dilaporkan hilang kontak di sekitar Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
"Menurut seorang pendaki yang berada di puncak Gunung Bulusaraung, mengaku melihat pesawat melintas dengan ketinggian rendah sekitar pukul 13.00 WITA. Tidak lama setelah itu, saksi mendengar suara ledakan," kata Komandan Kodim 1421/Pangkep, Letkol Inf Parlindungan Yuandika saat memberikan keterangan resminya, Sabtu (17/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saksi juga mengaku, kata Parlindungan, menemukan beberapa benda yang diduga berasal dari pesawat, seperti pelat logam dan lambang Garuda.
"Temuan tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan oleh tim gabungan dari Polres Pangkep dan unsur terkait lainnya," ujarnya.
Parlindungan menerangkan bahwa warga sekitar Gunung Bulusaraung melaporkan penemuan sejumlah dokumen yang diduga berasal dari pesawat, termasuk manifest penerbangan, dan dokumen operasional pesawat Indonesia Air Transport.
"Dilaporkan ditemukan salinan foto KTP atas nama Yoga yang diduga merupakan salah satu penumpang," jelasnya.
Meski demikian, kata Parlindungan seluruh temuan tersebut yang diduga berasal dari pesawat ATR 42-500 yang dilaporkan hilang kontak saat terbang dari Yogyakarta menuju Makassar masih dalam proses penyelidikan.
"Seluruh temuan tersebut masih menunggu proses verifikasi lebih lanjut," katanya.
(mir/bac)

















































