Sinopsis Nobody Loves Kay, Upaya Pro Player Bangkit dari Kejatuhan

2 hours ago 4

CNN Indonesia

Kamis, 04 Jun 2026 23:00 WIB

 Keteguhan hati pro player buktikan mimpi di tengah badai keraguan dan kejatuhan karier. (Visinema Pictures) Sinopsis Nobody Loves Kay tentang keteguhan hati pro player membuktikan mimpi besarnya di tengah badai keraguan dan kejatuhan karier. (Migunani Cinema Cult/QUN films/Visinema Pictures)

Jakarta, CNN Indonesia --

Nobody Loves Kay merupakan film drama tentang biografi Kairi, pro player Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) dari tim ONIC. Film tersebut menggandeng Bima Azriel sebagai pemeran utama.

Film ini menceritakan keteguhan hati seorang pro player dalam membuktikan mimpi besarnya di tengah badai keraguan dan kejatuhan karier.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berikut sinopsis Nobody Loves Kay.

Alur cerita Nobody Loves Kay berpusat pada karakter utama bernama Kay (Bima Azriel). Kisah dimulai ketika kompetisi tingkat dunia Mobile Legends sedang berada di puncak kemeriahan.

Di tengah atmosfer turnamen yang begitu intens tersebut, Kay justru terlempar kembali pada kenangan masa lalunya, mengingat kembali momen-momen saat cita-citanya kerap dipandang sebelah mata dan hanya dianggap sebagai fantasi kosong orang-orang di sekitarnya.

Masa lalu Kay sebetulnya diwarnai kehadiran dua sahabat karibnya, Ido (Rey Bong) dan Aurelio (Joshia Frederico). Ketiganya sempat berjanji dan bermimpi untuk mengguncang panggung esports dunia bersama-sama.

[Gambas:Video CNN]

Namun, perjalanan menuju puncak rupanya tidak berjalan mulus. Tekanan kompetisi yang tinggi serta ambisi buta perlahan mulai mengikis hubungan mereka hingga akhirnya memicu perpecahan yang mendalam.

Nasib buruk kian merundung Kay ketika dirinya didepak dari tim yang selama ini ia bela. Kehilangan arah dan pijakan, Kay seketika dicap sebagai produk gagal oleh orang-orang yang sejak awal memang meragukan kapasitasnya di dunia game profesional.

Berada di titik nadir kehidupan dan di ambang keputusasaan karena hampir terpaksa angkat kaki dari satu-satunya dunia yang ia kuasai, Kay menolak menyerah begitu saja.

Di situ lah fokus perjuangannya berubah, misinya tidak lagi sekadar tentang memenangkan trofi kompetisi, melainkan menemukan jalannya sendiri menuju panggung tertinggi dunia.

Film ini digarap Bernardus Raka berdasarkan naskah yang ditulis Johanna, dan turut dibintangi Rey Bong, Joshia Frederico, Aurora Ribero, hingga Ariyo Wahab.

Nobody Loves Kay tayang 4 Juni di bioskop.

(chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
| | | |