Jakarta, CNN Indonesia --
Wakil Ketua Komisi II DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Bahtra Banong angkat suara soal operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap kadernya yang menjadi Bupati Pati, Sudewo pada Senin (19/1).
Bahtra mengatakan OTT terhadap Sudewo merupakan persoalan pribadi. Menurut dia, Ketua Umum partainya, yang sekaligus Presiden, Prabowo Subianto sering mengingatkan agar kader berhati-hati menjalankan amanat rakyat.
"Ya Pak Prabowo kan sering mengingatkan semua kader ya, untuk agar berhati-hati lah. Jadi terus bekerja untuk masyarakat," kata Bahtra di kompleks parlemen, Selasa (20/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut dia, Partai Gerindra selama ini juga terus melakukan pembinaan kepada kader yang menduduki jabatan publik, tak terkecuali kepala daerah, agar terus bekerja untuk rakyat.
Bukan hanya di internal partai, pembinaan, lanjut Bahtra, juga dilakukan oleh Kementerian dalam Negeri (Kemendagri). Namun, dia berharap Kemendagri untuk terus meningkatkan pengawasan usai kasus Sudewo.
"Selama ini kan berjalan maksimal ya, apa namanya pengawasan dari Kemendagri. Kita terus minta Kemendagri juga untuk terus melakukan pengawasan," ujarnya.
KPK telah membawa Sudewo bersama tujuh orang lainnya yang terjerat OTT ke Jakarta. Dia bersama beberapa orang lainnya disebut terjerat dugaan suap jual beli jabatan.
Dia sebelumnya telah diperiksa oleh penyidik KPK di Polres Kudus. Setelah itu, Sudewo sempat dibawa penyidik ke Semarang usai menjalani pemeriksaan sebelum kemudian dibawa ke Jakarta.
(thr/gil)

















































