Jakarta, CNN Indonesia --
Duel Spanyol vs Cape Verde di Atlanta Stadium tidak hanya berakhir mengejutkan lewat skor imbang 0-0, tetapi juga resmi menorehkan tinta emas dalam sejarah Piala Dunia.
Masuknya Lamine Yamal di babak kedua laga Grup H Piala Dunia 2026 menciptakan rekor jarak usia terjauh antara dua pemain yang bertanding dalam satu lapangan.
Saat bintang muda Barcelona itu menginjakkan kaki di lapangan, ia baru berusia 18 tahun 342 hari. Sementara di bawah mistar gawang Cape Verde, berdiri kiper veteran sekaligus kapten tim, Vozinha, yang telah berusia 40 tahun 22 hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jarak usia kedua pemain ini mencapai 21 tahun 45 hari. Catatan ini resmi memecahkan rekor dunia sebelumnya di Piala Dunia 2010 silam, yang melibatkan kiper Inggris David James dan penggawa Aljazair Ryad Boudebouz dengan selisih 19 tahun 207 hari.
Pertemuan dua generasi ini menjadi potret unik di Piala Dunia 2026. Lamine Yamal hadir sebagai salah satu talenta muda paling fenomenal di jagat sepak bola saat ini, sedangkan Vozinha merupakan simbol perjuangan Cape Verde yang tengah melakoni debut historis mereka di Piala Dunia.
Meski mencetak rekor unik, hasil imbang tanpa gol ini menjadi pil pahit bagi Tim Matador. Skuad asuhan Luis de la Fuente kini dituntut langsung tancap gas demi mengamankan tiket ke fase gugur.
Spanyol dijadwalkan melakoni laga kedua Grup H melawan Arab Saudi di Atlanta, Amerika Serikat, pada Minggu (21/6), sebelum menutup fase grup dalam laga penentu tensi tinggi kontra Uruguay di Miami pada Jumat (26/6) mendatang.
(wiw/wiw)
Add
as a preferred source on Google


















































