CNN Indonesia
Kamis, 05 Feb 2026 10:15 WIB
Ilustrasi gajah liar. (CHAIDEER MAHYUDDIN / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --
Seekor gajah jantan liar bernama Oyewan diduga sudah tiga kali menyerang turis hingga mengakibatkan kematian di Taman Nasional Khao Yai, Thailand. Pada hari Senin (2/2), korban terbarunya adalah seorang pengunjung lokal berusia 65 tahun.
Turis tersebut berasal dari Provinsi Lopburi, Thailand. Pagi itu ia sedang jalan-jalan bersama istrinya di area Taman Nasional Khao Yai. Tak ada yang menyangka, sesaat kemudian ia diserang seekor gajah liar.
Gajah Oyewan menginjak-injak pria paruh baya tersebut hingga meregang nyawa. Penjaga taman yang melihat insiden itu sontak segera menolong mereka. Istri dari korban berhasil selamat dan melarikan diri, setelah penjaga menakut-nakuti Oyewan agar hewan tersebut mundur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian ini telah dikonfirmasi oleh kepala Taman Nasional Khao Yai, Chaiya Huayhongthong. Pihaknya juga mengungkap bahwa kejadian ini menambah panjang daftar kasus turis yang tewas oleh gajah Oyewan, tercatat sudah ada tiga kasus kematian.
"Dia adalah orang ketiga yang dibunuh oleh Oyewan," kata Chaiya, seperti dilansir VN Express.
Ia melanjutkan, gajah jantan liar itu juga diduga terlibat atas beberapa kasus kematian turis lainnya karena serangan gajah. Namun, sejumlah kasus tersebut belum terpecahkan hingga hari ini.
Menindaklanjuti kasus yang baru-baru terjadi ini, Chaiya mengatakan bahwa pihak berwenang akan mengunjunginya pada hari Jumat mendatang. Setelah itu, mereka akan memutuskan tindakan apa yang perlu diambil terhadap gajah Oyewan.
"Kami mungkin akan memutuskan untuk memindahkannya atau mengubah perilakunya," tegas Chaiya.
Sejak tahun 2012, di Negeri Gajah Putih tersebut sudah tercatat lebih dari 220 orang (termasuk turis) yang tewas akibat serangan gajah liar. Ini berdasarkan data Departemen Taman Nasional, Satwa Liar dan Konservasi Tumbuhan Thailand.
Sementara itu, jumlah gajah di Thailand mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Dari 334 ekor di tahun 2015, kini bertambah menjadi hampir 800 ekor pada tahun 2025.
Pertumbuhan jumlah gajah ini mendorong pihak berwenang untuk memberi vaksin kontrasepsi kepada gajah betina agar menekan populasi pertumbuhan gajah di Thailand.
(ana/wiw)

















































