Susi Susanti Terima Penghargaan Outstanding Leader in Sport

4 hours ago 9

LEADING WOMEN AWARDS 2025

CNN Indonesia

Selasa, 05 Mei 2026 21:41 WIB

Susi Susanti meraih penghargaan kategori Outstanding Leader in Sport dalam ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026. Susi Susanti meraih penghargaan kategori Outstanding Leader in Sport dalam ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026. (CNN Indonesia)

Jakarta, CNN Indonesia --

Legenda bulu tangkis Indonesia, Susi Susanti, meraih penghargaan kategori Outstanding Leader in Sport dalam ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026.

Penghargaan ini diberikan langsung oleh Direktur CNN Indonesia Desi Anwar dalam acara yang mengusung tema 'Empowered Women, Empowering The Nation' di Auditorium Menara Bank Mega, Selasa (5/5) malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pidato penerimaan penghargaannya, Susi Susanti bicara soal atlet-atlet perempuan di Indonesia, yang menurutnya telah mempersembahkan banyak medali.

"Banyak sekali atlet-atlet wanita di Indonesia yang mempersembahkan medali Olimpiade," ujarnya.

Sebagai peraih medali emas Olimpiade pertama bagi Indonesia, Susi bukan hanya dikenal karena prestasinya di lapangan, tetapi juga sebagai simbol disiplin, ketekunan, dan mental juara.

Perempuan bernama lengkap Lucia Francisca Susy Susanti Haditono ini sedari kecil memang sudah akrab dengan dunia bulu tangkis, mengikuti jejak sang ayah yang juga mantan atlet.

Latihan demi latihan ia jalani sejak usia dini, mulai dari teknik dasar, olah kaki, hingga stamina. Ia kemudian bergabung dengan klub-klub besar seperti PB Jaya Raya dan PB Djarum, yang menjadi awal perjalanan profesionalnya.

Namanya mulai dikenal luas setelah meraih gelar juara dunia junior pada 1985. Tak butuh waktu lama, Susi menembus level internasional dan mencatatkan prestasi di berbagai turnamen bergengsi.

Puncak kariernya terjadi pada Olimpiade Barcelona 1992, saat ia meraih medali emas pertama bagi Indonesia. Momen ini menjadi tonggak penting dalam sejarah olahraga nasional.

Sepanjang dekade 1990-an, Susi terus mengoleksi berbagai gelar, termasuk All England, Kejuaraan Dunia, hingga Piala Dunia. Ia dikenal dengan gaya bermain yang ulet dan reli panjang yang menguras stamina lawan.

Setelah pensiun di usia relatif muda, Susi tidak benar-benar meninggalkan dunia olahraga. Bersama suaminya, Alan Budikusuma, ia tetap aktif di industri bulu tangkis, termasuk melalui bisnis perlengkapan olahraga.

Susi juga terlibat dalam pembinaan atlet dan berbagai kegiatan yang mendukung perkembangan olahraga di Indonesia.

Indonesia's Susi Susanti in action 23 May against China's Ye Zhaoying in the  women's Uber Cup championship final at Queen Elizabeth stadium in Hong Kong.  Susanti was defeated by World Champion Ye  9-11, 12-10, 5-11.  AFP PHOTO (Photo by FREDERIC BROWN / AFP)Susi Susanti meraih penghargaan kategori Outstanding Leader in Sport dalam ajang CNN Indonesia Leading Women Awards 2026. (Photo by FREDERIC BROWN / AFP)

Perjalanan Susi menunjukkan bahwa menjadi atlet tidak berhenti pada prestasi pribadi, tetapi juga tentang memberi dampak bagi generasi berikutnya. Tak heran, namanya diabadikan dalam Badminton Hall of Fame pada 2004 sebagai salah satu atlet bulu tangkis terbaik dunia.

Kisah panjang Susi Susanti tidak hanya berbicara tentang kemenangan, tetapi juga tentang proses, disiplin, dan konsistensi yang dibangun sejak muda. Ia menjadi salah satu figur yang membuktikan bahwa prestasi besar lahir dari kerja keras yang dilakukan terus-menerus.

Sebanyak lebih dari 30 perempuan inspiratif menerima penghargaan di berbagai bidang dalam Leading Women Awards 2026.

Gelaran ini menjadi ajang yang menyoroti perempuan-perempuan inspiratif dengan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui nilai kepemimpinan yang berdampak, integritas, inklusivitas, dan keberlanjutan, penghargaan ini diharapkan dapat terus mendorong peran perempuan dalam berbagai sektor strategis.

(anm/fef)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
| | | |