Tak Hanya BBM, Terminal Balongan Juga Distribusikan LPG ke Jawa Tengah

4 hours ago 1

Indramayu, CNN Indonesia --

PT Pertamina Patra Niaga menyatakan Integrated Terminal (IT) Balongan tidak hanya berfungsi sebagai pusat distribusi bahan bakar minyak (BBM), tetapi juga menyalurkan liquefied petroleum gas (LPG) ke berbagai wilayah, termasuk Jawa Tengah.

Superintendent Fuel RSD IT Balongan Pertamina Patra Niaga Firman Nugroho mengatakan kawasan Balongan merupakan kompleks energi terintegrasi yang menangani distribusi BBM dan LPG secara bersamaan.

"Untuk wilayah Pertamina Group di area Balongan, kami itu bisa disebut sebagai kompleks, kompleks lingkungan migas," kata Firman dalam media briefing di Terminal BBM Balongan, Indramayu, Jumat (30/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan di dalam kompleks tersebut terdapat beberapa fasilitas utama dengan fungsi berbeda.

"Di sisi barat kami ada Integrated Terminal Balongan, yaitu fuel terminal, di situ terletak tangki-tangki BBM. Di sisi utara ada terminal LPG. Lalu di sisi barat dari Integrated Terminal Balongan itu ada kompleks Pertamina EP dan Pertamina PHE ONWJ yang produknya crude oil, dan di sisi paling timur ada kompleks RU VI Balongan," ujarnya.

Firman menyebutkan secara wilayah IT Balongan memiliki tiga lokasi operasional, yakni Fuel Terminal Balongan untuk BBM, Depot LPG Balongan, serta terminal LPG di Eretan Wetan, Indramayu.

Fuel Terminal Balongan memiliki luas sekitar 60 hektare yang terbagi menjadi area depot dan area terminal transit utama. Area depot melayani penyaluran BBM ke wilayah Ciayumajakuning (Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan) sementara area terminal transit utama melayani konsinyasi dan backloading ke terminal lain seperti Jakarta, Cikampek, serta sejumlah wilayah di luar Jawa.

Untuk LPG, IT Balongan mengoperasikan depot LPG di Balongan dengan luas sekitar 2,5 hektare serta terminal LPG di Eretan dengan luas sekitar 18 hektare.

Fasilitas penimbunan didukung oleh tangki BBM dan tangki berbentuk spherical untuk LPG. Distribusi dilakukan melalui fasilitas pengisian, termasuk New Gantry System (NGS) untuk BBM dan filling shed LPG.

Dari sisi jangkauan distribusi, Firman menegaskan penyaluran LPG dari Balongan tidak hanya mencakup Jawa Bagian Barat.

"Kami juga selain melayani wilayah JBB, kami melayani hingga ke wilayah Jawa Bagian Tengah, seperti Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Kendal, dan Batang," katanya.

Penyaluran LPG dilakukan ke Stasiun Pengisian Bulk LPG (SPBE) di wilayah-wilayah tersebut.

Dalam operasionalnya, IT Balongan menerapkan tiga pola distribusi, yakni reguler, alternatif, dan darurat. Pola reguler berjalan dalam kondisi normal, pola alternatif dilakukan dengan pengalihan sekitar 50 persen-75 persen throughput, sedangkan pada kondisi darurat penyaluran dilakukan dengan kapasitas minimal sekitar 25 persen dari kemampuan terminal.

Skema yang sama juga diterapkan dalam distribusi LPG. Firman menambahkan jaringan terminal LPG Pertamina di wilayah Jawa Bagian Barat dan Jawa Bagian Tengah mencakup lima lokasi, termasuk Tanjung Sekong, Tanjung Priok, Balongan, dan Semarang. Jaringan tersebut menjadi bagian dari sistem distribusi LPG nasional untuk menjaga kelancaran pasokan ke konsumen.

Ia menjelaskan selain BBM dan LPGi, IT Balongan juga menyalurkan avtur untuk kebutuhan penerbangan. Avtur dari Balongan dipasok ke beberapa bandara, di antara lain Bandara Halim Perdanakusuma dan Bandara Kertajati melalui depot pengisian pesawat udara (DPPU).

"Kami juga melakukan konsinyasi avtur ke beberapa DPPU seperti DPPU Halim Perdanakusuma dan DPPU Kertajati," ujar Firman.

[Gambas:Video CNN]

(del/ins)

Read Entire Article
| | | |