Temui Wali Kota New York, Pramono Buka Obrolan soal Basket

1 hour ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membagikan momen bersama dengan Wali Kota New York, Zohran Mamdani di Civic Hall, New York, Amerika Serikat pada Minggu (20/9).

Dalam unggahan di Instagram, Pramono memperkenalkan diri kepada Mamdani sebagai penggemar tim bola basket New York Knicks.

"Hai, Mayor Zohran Mamdani. Saya penggemar New York Knicks," kata Pramono diInstagram pada Minggu (20/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Oh, sungguh? Selamat datang di New York," jawab Mamdani.

Pramono kemudian mengatakan dirinya senang ketika New York Knicks menjadi juara National Basketball Association (NBA) 2026.

"Karena, yang pertama, saya sangat senang ketika New York Knicks menjadi pemenang NBA 2026," ujar Pramono.

Pramono mengatakan dirinya telah menjadi penggemar New York Knicks sejak era Patrick Ewing (1985-2000) dan Carmelo Anthony (2011-2017).

"Pemain favorit saya, Jalen Brunson dan Josh Hart, Mikal Bridges. Tapi, sejak era Patrick Ewing dan juga Carmelo Anthony, saya sudah jadi penggemar New York Knicks," katanya.

Mamdani kemudian menyambut pengakuan Pramono tersebut.

"Wow, kami sangat senang bertemu dengan Anda," kata Mamdani.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari agenda Pramono memenuhi undangan Mamdani. Keduanya dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral pada Minggu (20/9) untuk membahas peluang kerja sama antara DKI Jakarta dan New York.

"Sebelum membahas yang serius-serius, pemanasan dulu sebagai fans NBA sejati," tulis Pramono di Instagram pada Minggu (20/9).

Sejumlah kerja sama yang disorot adalah transportasi publik dan udara bersih, pengelolaan air dan ketahanan pesisir, pengelolaan sampah, serta keterjangkauan harga pangan.

Pramono berangkat ke New York, Amerika Serikat pada Jumat (18/9) untuk memenuhi undangan Wali Kota New York Zohran Mamdani.

Dalam undangan kantor Wali Kota New York tanggal 27 Juli 2026, Zohran mengundang Pramono untuk menghadiri Urban 20 (U20) Mayors Summit 2026 di New York pada 19 hingga 21 September mendatang.

Acara ini merupakan wadah yang mempertemukan pemimpin dari kota-kota besar dunia untuk membahas perspektif dan rekomendasi kebijakan perkotaan.

Bertepatan dengan pembukaan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa, agenda tiga hari ini akan membahas solusi isu perkotaan. Isu ini meliputi krisis perumahan, perubahan iklim, mobilitas manusia, dan kesempatan ekonomi. Pertemuan ini juga akan menghasilkan dokumen kesepakatan bersama, U20 Communiqué.

Di luar dua agenda ini, Gubernur DKI Jakarta juga akan mengikuti sejumlah acara lainnya. Salah satunya adalah menjadi pembicara dalam Heat Roundtable bersama C40 Cities, Harvard University's Salata Institute for Climate and Sustainability, dan Atlantic Council's Climate Resilience Center.

Sebelum bertolak kembali ke tanah air, ia juga akan menandatangani Letter of Intent dengan New York University (NYU). Kerja sama ini menandakan upaya Jakarta dalam mengembangkan industri olahraga dan kepariwisataan.

"Rangkaian kunjungan ini menjadi kesempatan bagi Jakarta untuk memperkuat perannya dalam kerja sama antarkota di dunia, sekaligus membawa pulang pengetahuan dan kemitraan yang dapat diterapkan untuk meningkatkan pelayanan publik dan kualitas hidup warga Jakarta," tulis Pramono dalam keterangannya.

(van/mik)

Read Entire Article
| | | |